Purwakarta, Jabar, (tabloidpilarpost.com) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta yang ke-194 dan ke-57 Kabupaten Purwakarta tahun 2025 Koramil 1903 Darangdan yang dipimpin langsung oleh Danramil Darangdan Lettu Kav. Unang Sunarya memerintahkan seluruh jajarannya dan Semua unsur termasuk warga diwilayahnya untuk mengikuti gerakan “Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa” Selasa 22/7/2025.
Kegiatan yang di gagas oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bienzen tersebut mendapatkan apresiasi dari warga Purwakarta, hampir 400 ribu lebih warga Purwakarta sangat antusias ikut serta dalam kegiatan tersebut yang di laksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten Purwakarta.
”Saya perintahkan Babinsa untuk melaksanakan kegiatan ngosrek bareng ini di seluruh wilayah kecamatan Darangdan, sebagian saya tugaskan disekitar wilayah kerja bersama warga termasuk, termasuk para ibu ibunya” Ujar Lettu Kav. Unang.
Kegiatan ngosrek bareng yang di gagas oleh Bupati Purwakarta om Zein itu berhasil meraih Rekor MURI dengan katagori “Kerja Bakti Bersih Jalan dengan Peserta Terbanyak”.
”saya ikut bangga dengan keberhasilan Purwakarta meraih Rekor MURI itu, kita bisa melihat semangat Gotong royong warga begitu tinggi untuk menjaga lingkungan yang bersih” lanjut Lettu kv.Unang.
Dalam kegiatan ngosrek bareng ini Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein mengatakan bahwa kegiatan Ngosrek ini merupakan kebiasaan rutin warga Purwakarta yang biasa melakukan kerja bakti setiap hari Selasa dan Jumat. Namun kali ini dilakukan secara serentak dengan skala lebih besar.
“Selama ini kita selalu ngosrek setiap hari Selasa sama Jum’at, di setiap desa, setiap kecamatan, setiap sekolah. Nah hari ini sebagai penegasan secara seretak kita lakukan ngosrek, Alhamdulillah mendapat rekor MURI kerja bakti terbanyak 401 ribu orang,” kata Om Zein.
Menurutnya, aksi bersih-bersih ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi bertujuan membentuk karakter warga yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan air, tanah, udara, hingga lingkungan sosial.
Sementara itu Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mencatat jumlah peserta kegiatan ini melampaui target awal yang hanya 340 ribu orang. MURI menetapkan rekor untuk kategori superlatif, karena melibatkan peserta terbanyak dalam aksi bersih-bersih serentak.
“Targetnya ada 340 ribu, saya masih tunggu akhirnya sampai sekarang tadi sudah 401 ribu,” kata Triyono, Senior Manager MURI.
Triyono juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta karena telah membudayakan kembali semangat gotong royong khususnya kerja bakti, yang menurutnya mulai hilang di kota-kota besar. (**)









