Purwakarta, (tabloidpikarpost.com), Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Purwakarta menggelar kegiatan workshop organisasi media Kabupaten Purwakarta dengan tema “Mewujudkan kemitraan yang berkualitas serta menjalin hubungan yang Proposional dan profesional” pada hari Selasa 10 Desember 2024 yang bertempat di ruang Rapat gabungan Komisi Gedung DPRD Purwakarta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dewan (Sekwan) Suhandi, Pimpinan DPRD yang diwakilinya Ketua Komisi IV Ricky Syamsul Fauzi, juga hadir Totok Suryanto selaku Anggota dewan pers yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi Hubungan antar lembaga dan luar negri yang menjadi Narasumber serta para Awak Media yang tergabung di dalam organisasi kewartawanan yanga ada di Kabupaten Purwakarta.
Ricky Syamsul Fauzi, SH, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta, mewakili Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami yang berhalangan hadir menyampaikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan workshop media tersebut.
Ricky menyampaikan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 menjamin kebebasan berekspresi dan berkumpul, baik lisan maupun tulisan termasuk cetak, elektronik, dan lainnya bagi media,
Hal itu merupakan wadah penting untuk menyalurkan pikiran dan pendapat.
“Hal ini diperkuat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers sebagai hak asasi,” ujar Ricky.
Ricky Syamsul Fauzi juga menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara DPRD dan media. “Hubungan yang baik dengan media merupakan kunci untuk menyampaikan informasi yang benar dan relevan kepada masyarakat. Sinergi ini penting agar masyarakat mendapatkan berita yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Selanjutnya dalam acara workshop tersebut Totok Suryanto sebagai Narasumber menyampaikan agar para jurnalis lebih kreatif dalam meliput berita, “di era yang serba Digital saat ini, para jurnalis harus bisa membuat berita dengan sudut pandang yang berbeda. Jangan sampai pemberitaan menjadi seragam, karena sudut pandang yang beragam akan memperkaya informasi bagi pembaca dan akan lebih menarik untuk di baca” katanya.
Totok juga mengingatkan pentingnya etika dalam pemberitaan. “pekerjaan seorang wartawan itu terhormat dan mulia, jadi seorang Jurnalis itu harus selalu mematuhi kode etik jurnalistik, termasuk pedoman pemberitaan ramah anak. Berita harus disampaikan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketika diwawancarai langsung oleh awak media di luar ruang rapat mengenai langkah apa saja yang sudah di lakukan oleh Dewan pers dengan banyaknya jumlah media saat ini, Totok Suryanto mengatakan bahwa “Dewan pers sampai saat ini masih kesulitan untuk mendata perusahaan – perusahaan media yang sangat banyak ini, jadi sangat banyak yang belum terdata dan tersertifikasi sekaligus Terverifikasi” ujarnya
Hal lain ketika di tanya tentang seberapa pentingnya para jurnalis/wartawan untuk mengikuti UKW Totok mengatakan “UKW itu penting bagi para awak Media agar dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan juga dapat menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan, apakah dia itu nanti akan masuk level muda, madya atau utama” ujarnya.
Selain itu Totok juga mengingatkan agar suatu perusahaan Media tidak memakai nama yang menyangkut kepada nama suatu Instansi atau dinas Kepemerintahan, “Media itu harus Independen, tidak boleh memakai nama suatu dinas atau instansi pemerintahan” ujarnya.(Han’sbudhi)
![]()









