Bekasi,(tabloidpilarpost.com) – Acara Kongres Masyarakat Bekasi yang lebih terhormat dan bermartabat sekaligus dengan hari lahir Pancasila 2024 bertempat di Museum Gedung Juwang Tambun Selatan, Sabtu (01/06/2024).
Ketua Jejaka Kabupaten Bekasi, Damin Sada, mengatakan di Kongres masyarakat Bekasi bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan mempersiapkan Kabupaten Bekasi yang lebih baik untuk
masa depan Bekasi.
“Saya berharap di kongres ini menjadi pondasi bagi masyarakat Bekasi ke depan, dan kongres ini tidak terkait
dengan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 yang akan datang,” kata Damin Sada.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah, di Acara kongres ini saya siap mendukung bocah Bekasi yang punya kapasitas menjadi pemimpin untuk menentukan arah kebijakan Pembangunan di Kabupaten Bekasi untuk lima tahun ke depan.
Di Kongres Masyarakat Bekasi berhasil ini untuk membangkitkan semangat kedaerahan dan menumbuhkan kreativitas masyarakat untuk maju dan berkembang.
Kongres Masyarakat Bekasi juga sukses membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berfikir dan bertransformasi terhadap pembangunan melalui konsolidasi yang diperluas dengan kebijakan pemerintah daerah,” ucapnya.
Dan alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam acara pelaksanaan Kongres Masyarakat Bekasi. Hadirnya berbagai elemen masyarakat tentunya harus bisa mendorong arah kebijakan pemerintah dalam pembangunan ke depannya.
Dalam Acara Kongres ini khususnya bagi Masyarakat Bekasi dan mengingatkan
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Bulan November 2024 nanti,
Unsur politis sangat berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah ke depan, dan tentunya perhelatan pesta demokrasi pilkada pada November 2024 mendatang sangat penting guna menghasilkan pemimpin yang pro rakyat,” ujarnya.
Terkait hal itu, dirinya mengingatkan seluruh masyarakat untuk mendukung siapapun bocah Bekasi yang punya kapasitas terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi selama lima tahun ke depan.
“Kita jangan hanya teriak-teriak bocah Bekasi harus menjadi Pemimpin di daerahnya, tapi tidak didukung, dan malah mendukung Calon Pemimpin yang hanya mengandalkan isi tas tapi minim kapabilitas,” ujarnya.
Putra daerah asli Kabupaten Bekasi itu pun menyampaikan tidak maksimalnya peran Anggota legislatif di DPRD lantaran banyaknya garis kepentingan partai yang berbeda-beda.
Namun lain halnya di pemerintahan, jika kepala daerahnya sudah dipegang bocah Bekasi maka para Kepala Dinas dan Stakeholder pemerintahan akan tunduk dan patuh terhadap kebijakan Bupati,” ungkapnya.
Bicara tentang eksekutif, para kepala dinas tentunya akan tunduk dan patuh terhadap kebijakan Bupati yang pro rakyat, tentunya ini sangat menentukan arah kemajuan Kabupaten Bekasi ke depannya,” kata BN Holik.









