Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com)- Petinggi Partai Gerindra DPC Kabupaten Bandung Barat dan perwakilan penting dari Partai PKB DPC Kabupaten Bandung Barat baru-baru ini mengadakan pertemuan strategis di salah satu resto Kota Baru Parahyangan.
Pertemuan ini diduga membahas rencana kolaborasi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang di Kabupaten Bandung Barat. Senin malam, (22/04/2024).
Dalam pantauan awak media tabloidpilarpost.com pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, terlihat hadir beberapa tokoh utama dari kedua partai, salah satunya dari Partai Gerindra ada Amung Ma’mur (Ketua Bapilu), Sundaya (Ketua Fraksi Partai Gerindra), Maryono (Mantan Anggota DPRD KBB) dan sejumlah petinggi lainnya.
Sedangkan dari Partai PKB DPC KBB nampak terlihat anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat nampak hadir Ketua PKB DPC KBB Asep Dedi, Wendi Sukmawijaya (Sekretaris DPC PKB Bandung Barat) dan Sandi Supyandi.
Mereka duduk bersama di lantai 2 salah satu resto di Kota Baru Parahyangan, diduga serius membicarakan strategi politik yang akan dilakukan dalam rangka menghadapi Pilkada KBB 2024 yang semakin dekat.
Kedua belah pihak tampak bersemangat dalam berdiskusi, saling bertukar pandangan, dan berbagi ide untuk memperkuat posisi politik masing-masing. Selain membahas strategi, isu-isu utama yang mungkin menjadi fokus juga dikemukakan secara terperinci.
Pantauan awak media Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan potensi adanya kerja sama yang kuat antara Gerindra DPC KBB dan Partai PKB DPC KBB dalam mendukung calon kepala daerah Kabupaten Bandung Barat dari salah satu partai tersebut.
Namun, detail lebih lanjut terkait hasil pertemuan ini masih menjadi misteri, dan kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana kerjasama mereka.
Pertemuan ini menjadi sorotan publik karena kedua partai memiliki basis massa yang cukup besar di Kabupaten Bandung Barat, sehingga potensi kerja sama mereka dalam Pilkada KBB 2024 dapat menjadi faktor penentu yang signifikan. Pantau terus perkembangan selanjutnya terkait isu politik ini di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
***Red.









