Nunukan,(Tabloidpilrpost.com)-Wakil Bupati (Wabup) Nunukan, H. Hanafiah, SE., M.Si didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembanguan, H. Asmar bersama rombongan melakukan monitoring pembangunan daerah tahun anggaran (TA) 2022 di Pulau Sebatik, tepatnya di Kecamatan Sebatik, Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Timur dan wilayah Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan pada, Senin (05/09/2022)”.
Wabup H. Hanafiah bersama rombongan melakukan monitoring pertama di SDN 003 Sebatik Barat dengan meninjau pembangunan ruang Laboratorium Komputer.
Selanjutnya monitoring dilakukan di pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani, peningkatan jalan menuju pasar Bambangan, rekonstruksi jalan Desa Liang Bunyu (Simpang Bahagia-Sianak) Sebatik Barat, pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani, pembangunan kantor puskeswan Sebatik Barat.
Pembangunan ruang Laboratorium komputer SDS Insan Mulya Sebatik Barat, pembangunan posyandu Teratai RT 04 Bebatu, desa Setabu, pembangunan rumah khusus type 36 beserta Psu (Reguler Bidang Perumahan) Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik”.

“Kami melakukan monitoring pembangunan fisik yang ada di pulau Sebatik, guna memastikan pengerjaannya sejauh mana,” kata H. Hanafiah.
Lanjut Wabup Nunukan, pembangunan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, salah satunya jalan untuk mempermudah mobilitas warga, meningkatkan perekonomian dan lainnya”.
Selain Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, juga terlihat di lapangan Asisten II H. Asmar meninjau secara langsung lokasi pembangunan Puskesmas (PKM) Desa Lapri, Sebatik Utara, Puskesmas (PKM) Desa Seberang, Sebatik Utara”.
Usai meninjau Puskesmas Lapri, tim monitoring kemudian melanjutkan pemantauan pembangunan Kampung Nelayan Bukit Aru Indah RT 06 (Jembatan Airud), Kecamatan Sebatik Timur”.
Hanafiah menyampaikan, kunjungan kerja atau pemantauan di lima kecamatan tersebut merupakan upaya percepatan pelaksanaan pembangunan daerah tahun anggaran 2022, agar terselesaikan tepat waktu.

“Kita berharap kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru mulai melaksanakan pembangunan, untuk lebih cepat dalam proses penyelesaiannya,” Harapnya. (Prokompim/Rdm).
![]()









