https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1 https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Jumat, 6 November 2026
  • Login
Tabloid Pilar Post
ADVERTISEMENT
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Tabloid Pilar Post
No Result
View All Result
Home Pilar Jatim

Petani Sayur Pagelaran Malang Keluhkan Harga Pupuk Nonsubsidi Tembus Rp1,2 Juta, Modal Tanam Kian Berat

Aspandi menyebut pupuk subsidi sulit diperoleh dan harga pupuk nonsubsidi membebani biaya produksi. Meski pengairan dan hasil panen tahun ini dinilai cukup baik, petani berharap pemerintah turun tangan menyediakan pupuk dengan harga terjangkau.

Suryadi Eka Dharma by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
in Pilar Jatim
0
Petani Sayur Pagelaran Malang Keluhkan Harga Pupuk Nonsubsidi Tembus Rp1,2 Juta, Modal Tanam Kian Berat

Malang, (tabloidpilarpost.com) –  Persoalan ketersediaan dan harga pupuk menjadi keluhan sejumlah petani hortikultura di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Terbatasnya pupuk bersubsidi serta tingginya harga pupuk nonsubsidi dinilai menambah beban biaya produksi dan membuat petani harus mengeluarkan modal lebih besar untuk mempertahankan hasil pertanian.

Aspandi, salah seorang tokoh petani sayur asal Pagelaran, mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi di tingkat pengecer saat ini sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat petani hortikultura harus mencari alternatif dengan membeli pupuk nonsubsidi yang harganya dinilai cukup tinggi.

Baca juga:

  • Pilih UJI-SAH, Petani Kampung Bisappu Ceritakan Susahnya Beli Pupuk Subsidi di Bantaeng
  • Terima Keluhan Petani Soal Kelangkaan Pupuk, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Evaluasi Pengecer

Saat ditemui awak media pada Rabu (4/11/2026), Aspandi mengatakan pupuk merupakan kebutuhan penting dalam kegiatan pertanian sayuran. Penggunaannya tidak bisa sembarangan ditunda karena berkaitan dengan pertumbuhan tanaman dan kualitas hasil panen.

“Kondisi di lapangan sekarang betul-betul menjepit kami. Pupuk subsidi kuotanya sangat terbatas dan sulit sekali diakses oleh petani sayur. Terpaksa kami harus membeli pupuk nonsubsidi di pasar bebas yang harganya naik terus tidak karuan. Modal yang kami keluarkan untuk beli pupuk dan biaya perawatan sudah naik hampir dua kali lipat dibanding musim tanam sebelumnya,” ujar Aspandi.

Menurut Aspandi, tingginya biaya produksi tidak selalu sebanding dengan pendapatan yang diperoleh petani. Harga komoditas sayuran di pasar tradisional yang berubah-ubah membuat petani menghadapi risiko kerugian ketika harga jual turun saat panen.

Ia berharap pemerintah, khususnya instansi yang membidangi pertanian, memperhatikan persoalan distribusi pupuk dan memastikan petani memperoleh akses terhadap pupuk dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kalau modal tanamnya sudah kepalang mahal karena pupuknya langka dan mahal, begitu panen harganya turun sedikit saja kami sudah pasti nomok atau rugi. Kami berharap pemerintah, khususnya Dinas Pertanian, bisa turun tangan untuk memperketat pengawasan distribusi agar tidak ada permainan harga di bawah, serta memberikan kuota yang lebih adil bagi sektor tanaman sayur,” ungkapnya.

Aspandi juga menyoroti harga pupuk nonsubsidi yang menurutnya saat ini mencapai sekitar Rp1.200.000. Ia berharap harga tersebut dapat ditekan agar tidak semakin membebani biaya produksi petani.

Menurutnya, harga yang lebih terjangkau, pada kisaran Rp700.000 hingga Rp800.000, akan lebih membantu perhitungan modal usaha tani, termasuk bagi petani yang menanam jagung.

“Sekarang sekitar Rp1.200.000. Dengan harga begitu, bila menanam jagung tidak nutut atau rugi. Ya, paling tidak berkisar Rp700.000 sampai Rp800.000,” jelas Aspandi.

Di tengah keluhan mengenai pupuk, Aspandi menyampaikan bahwa kondisi pengairan di wilayah Pagelaran relatif mendukung kegiatan pertanian.

Menurutnya, ketersediaan sumber mata air dan sumur milik petani membantu memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.

Aspandi sendiri mengelola tanaman hortikultura berupa kacang panjang, buncis, terong, mentimun, dan tomat. Ia mengaku hasil panen tahun ini cukup baik dan memberikan keuntungan.

“Kalau terkait air di wilayah sini masih ada sumber dan mata airnya, di samping punya sumur sendiri. Saya petani sayur mayur, yaitu kacang panjang, buncis, terong, timun, dan tomat. Hasil panennya kalau tepat bagus sekali. Kebetulan tahun ini dapat terus dan sangat menguntungkan,” terangnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selain ketersediaan air dan hasil panen, persoalan biaya sarana produksi, khususnya pupuk, masih menjadi perhatian penting bagi petani di wilayah tersebut.

Aspandi berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat melakukan evaluasi terhadap ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani hortikultura, sekaligus mengawasi harga dan distribusi pupuk nonsubsidi di pasaran.

Ia juga berharap adanya pembinaan dan pendampingan bagi petani agar dapat memperoleh informasi mengenai pilihan pupuk yang sesuai kebutuhan tanaman serta efisien dari sisi biaya.

Berdasarkan pantauan awak media, kondisi pengairan di kawasan Pagelaran dinilai cukup mendukung aktivitas pertanian. Namun, persoalan ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau masih menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan petani.

Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut melalui evaluasi distribusi, pendataan kebutuhan petani, serta pendampingan sektor hortikultura.

Sebab, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan air, tetapi juga oleh keterjangkauan sarana produksi yang menjadi penopang keberlanjutan usaha tani.

Loading

Tags: Aspandiharga pupuk.pertanian hortikultura Malangpetani Pagelaranpetani sayur Kabupaten Malangpupuk mahalpupuk nonsubsidipupuk subsidi
https://wa.me/qr/YHEMUDHEIEQNP1
Previous Post

Longsor Terjang Mako Polsek Tirtoyudo Malang, Tembok Ruang Reskrim Jebol Dihantam Material Tanah

Next Post

Resmi Dilantik Bupati Bekasi, Maman M.P. Pimpin Desa Cicau Periode 2026–2034

Berita Lainnya

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com)-  Program pemerintah sejatinya dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari bantuan sosial, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi,...

Longsor Jurang Kreweng Ancam Nyawa Pengendara, Jalan Ambles! Warga Desak Bupati Malang Segera Turun Tangan

Longsor Jurang Kreweng Ancam Nyawa Pengendara, Jalan Ambles! Warga Desak Bupati Malang Segera Turun Tangan

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Kondisi jalan raya di kawasan Jurang Kreweng, Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, kian mengkhawatirkan...

Dinkop UMKM Jatim Gelar Workshop Desain Kemasan Produk di Surabaya, Dorong UMKM Naik Kelas

Dinkop UMKM Jatim Gelar Workshop Desain Kemasan Produk di Surabaya, Dorong UMKM Naik Kelas

by Dandy Ghony
05/11/2026
0

Surabaya, (tabloidpilarpost.com) - Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Provinsi...

Longsor Terjang Mako Polsek Tirtoyudo Malang, Tembok Ruang Reskrim Jebol Dihantam Material Tanah

Longsor Terjang Mako Polsek Tirtoyudo Malang, Tembok Ruang Reskrim Jebol Dihantam Material Tanah

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang bagian selatan memicu bencana tanah longsor....

Kapolres Malang Kukuhkan Dai Kamtibmas Desa se-Kecamatan Pagelaran, Perkuat Keamanan Berbasis Masyarakat

Kapolres Malang Kukuhkan Dai Kamtibmas Desa se-Kecamatan Pagelaran, Perkuat Keamanan Berbasis Masyarakat

by Suryadi Eka Dharma
04/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini, Polsek...

Sungai Ketawang di Malang Kotor dan Dipenuhi Sampah, Warga Khawatir Picu Banjir

Sungai Ketawang di Malang Kotor dan Dipenuhi Sampah, Warga Khawatir Picu Banjir

by Suryadi Eka Dharma
04/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Kondisi aliran Sungai Ketawang yang melintasi Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dikeluhkan warga. Tumpukan sampah domestik...

Next Post
Resmi Dilantik Bupati Bekasi, Maman M.P. Pimpin Desa Cicau Periode 2026–2034

Resmi Dilantik Bupati Bekasi, Maman M.P. Pimpin Desa Cicau Periode 2026–2034

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Populer

  • Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol-PP KBB Tertibkan Baliho Tidak Berijin, Termasuk Baliho Hengki Kurniawan, Ini Kata Kasatpol PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPC Organda Bandung Barat Menyesalkan atas Kurangnya Koordinasi dengan Bluebird

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Kecelakaan Kerja PT Migook Indonesia Dan Keluarga Akhirnya Sepakat Secara Kekeluargaan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aroma Busuk Korupsi di Desa Cihaurkuning: Dana BUMDes Ratusan Juta Diduga Digondol!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Daerah
  • Hukum
  • Informasi
  • Kasus
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilar Bali
  • Pilar Banten
  • Pilar Bengkulu
  • Pilar Jabar
  • Pilar Jakarta
  • Pilar Jambi
  • Pilar Jateng
  • Pilar Jatim
  • Pilar Kalimantan
  • Pilar Lampung
  • Pilar Maluku
  • Pilar NTB
  • Pilar NTT
  • Pilar Papua
  • Pilar Riau
  • Pilar Riou
  • Pilar Sulawesi
  • Pilar Sumatra Selatan
  • Pilar Sumatra Utara
  • Pilar Tangerang
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Pasang Iklan : 0882-2436-0931

© 2021 tabloidpilarpost.com

  • Login
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In