Malang, (tabloidpilarpost.com) – Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang bagian selatan memicu bencana tanah longsor. Kali ini, material longsoran menerjang Markas Kepolisian Sektor (Mako Polsek) Tirtoyudo pada Sabtu dini hari (31/10/2026).
Material tanah yang berasal dari perbukitan di belakang bangunan meluncur hingga menjebol tembok bagian belakang ruang Reserse Kriminal (Reskrim).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, longsoran tersebut menyebabkan tembok belakang kantor Polsek Tirtoyudo ambrol dengan estimasi panjang kerusakan sekitar 5 meter dan tinggi mencapai 3 meter.
Meski material tanah masuk ke area bangunan dan merusak bagian tembok, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pasca kejadian, petugas kepolisian bersama relawan dan warga sekitar langsung melakukan penanganan darurat. Mereka bergotong royong membersihkan material tanah serta puing-puing bangunan yang masuk ke dalam ruangan.
Kapolsek Tirtoyudo, IPTU Wempy Oktavianus, S.E., mengatakan seluruh personel langsung dikerahkan untuk menangani dampak longsor dan membersihkan area terdampak.
“Kami bersama warga dan unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran tanah tebal yang sempat masuk ke area ruangan,” ujar IPTU Wempy saat dikonfirmasi di Mapolsek Tirtoyudo.
Langkah pembersihan tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan kantor kembali aman dan aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus berlangsung.
IPTU Wempy menegaskan bahwa kondisi di lingkungan Mako Polsek Tirtoyudo saat ini telah terkendali. Ia juga memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kecamatan Tirtoyudo tetap berjalan seperti biasa.
“Alhamdulillah, kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kondisi saat ini sudah cukup aman dan situasi di Polsek tetap kondusif. Operasional pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan normal,” pungkasnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa curah hujan tinggi di wilayah selatan Kabupaten Malang perlu diwaspadai, khususnya di kawasan yang berada dekat perbukitan dan memiliki potensi longsor.
Selain pembersihan material, pemeriksaan kondisi bangunan serta area lereng di belakang kantor juga penting untuk memastikan keamanan lingkungan dan mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama.









