Lebak, Tabloidpilarpost.com– Riuh semangat dan kreativitas generasi muda mewarnai pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lebak yang digelar di Gedung PGRI Lebak, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 252 siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Lebak tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang bergengsi yang menjadi ruang pengembangan bakat, kreativitas, serta karakter pelajar sejak usia dini.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dody Irawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, namun juga harus mampu memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, seni, budaya, dan kepercayaan diri peserta didik.
Menurutnya, FLS3N menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai seni, karakter, dan budaya.
“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, belajar berkompetisi secara sehat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa,” ujar Dody kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir talenta-talenta muda dari Kabupaten Lebak yang mampu bersaing hingga tingkat Provinsi Banten bahkan nasional.
“Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, percaya diri, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia FLS3N jenjang SD Kabupaten Lebak, Syahril Apani, mengatakan bahwa FLS3N 2026 mengusung tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri.”
Tema tersebut dinilai menjadi semangat dalam membangun ruang kreativitas bagi peserta didik melalui seni dan sastra sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Menurut Syahril, FLS3N bukan hanya ajang kompetisi tahunan, melainkan bagian dari implementasi Manajemen Talenta Nasional untuk menemukan, membina, serta mengembangkan potensi seni siswa sejak dini.
“FLS3N tingkat Sekolah Dasar tahun 2026 menjadi wadah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang seni dan sastra. Dari kegiatan ini, kita dapat melihat banyak potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak Lebak,” ungkapnya.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi pantomim, menyanyi solo, seni tari, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) putra dan putri, gambar bercerita, menulis cerita, mendongeng, serta sejumlah cabang seni lainnya.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampil percaya diri di hadapan dewan juri, sementara guru dan orang tua yang hadir turut memberikan dukungan dan semangat kepada para siswa.
FLS3N 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mencintai seni budaya Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa.









