TabloidPilarpost.com LEBAK – Di tengah memanasnya situasi konflik di sejumlah wilayah luar negeri, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, menyampaikan pesan penuh kepedulian kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lebak yang saat ini berada di negara terdampak.
Pesan tersebut disampaikan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026) pukul 13.20 WIB. Dengan nada tegas namun humanis, ia mengimbau para PMI untuk tetap tenang dan selalu mengutamakan keselamatan diri.
“Kami meminta saudara-saudara kita yang berada di luar negeri, khususnya di wilayah terdampak konflik, agar tetap waspada, tenang, dan mengikuti arahan resmi pemerintah,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak (Disnaker), tercatat sebanyak 351 PMI asal Lebak tersebar di beberapa negara. Dari jumlah tersebut, 199 orang berada di Arab Saudi.
Wilayah penempatan lainnya juga menjadi perhatian, mengingat dinamika global yang terus berkembang dan berpotensi memengaruhi kondisi keamanan warga negara Indonesia di luar negeri.
Meski laporan resmi belum disampaikan secara langsung ke DPRD, Juwita memastikan pihaknya telah menerima informasi awal dari dinas terkait dan akan terus melakukan pemantauan.
“Untuk ke DPRD memang belum secara resmi, tetapi hari ini sudah ada laporan dari dinas terkait. Kami akan memantau dan menindaklanjuti,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keselamatan warga Lebak di perantauan adalah prioritas utama. Karena itu, para PMI diminta segera mencari lokasi aman apabila situasi memburuk, serta aktif mengikuti arahan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara masing-masing.
Di akhir pernyataannya, Ketua DPRD mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para PMI.
“Semoga saudara-saudara kita selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan keselamatan, dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan aman,” tutupnya.
Dalam situasi yang tak menentu, pesan sederhana namun bermakna ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan doa dari kampung halaman adalah kekuatan moral bagi para pejuang devisa yang tengah berjuang di negeri orang.
Achmad Khotib Kaperwil Banten









