Malang, (tabloidpilarpost.com) – Persiapan pengamanan Bantur Nyawiji Carnival 2026 mulai dimatangkan. Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Forkopimcam, pemerintah desa, panitia, Banser, Linmas hingga tenaga kesehatan menggelar apel persiapan pengamanan di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Senin (28/9/2026).
Apel berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di lokasi finis karnaval, tepatnya di depan SMPN 1 Bantur.
Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan sekaligus memastikan seluruh rangkaian Bantur Nyawiji Carnival berjalan aman, tertib dan kondusif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.
Sebanyak 24 peserta dijadwalkan ambil bagian dalam Bantur Nyawiji Carnival. Peserta berasal dari lima dusun dan akan diberangkatkan secara bertahap mulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Karena karnaval menggunakan kendaraan dan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, aspek keselamatan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama petugas.
Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin, S.H., M.H., dalam briefing meminta seluruh petugas, panitia, pengemudi dan peserta menempatkan keselamatan sebagai prioritas.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan kendaraan dalam kegiatan karnaval membutuhkan kewaspadaan ekstra. Pengemudi tidak hanya diminta memperhatikan rombongan peserta, tetapi juga kondisi lalu lintas serta pengguna jalan lainnya.
Panitia juga diminta memberikan pengarahan khusus kepada para pengemudi agar berhati-hati selama mengikuti rute karnaval.
“Kalau ada mobil ambulans mau lewat, peserta dan truk harus memberikan jalan. Tolong disampaikan kepada sopir agar berhati-hati,” kata Ahmad saat memberikan arahan dalam apel.
Petugas juga mengingatkan peserta agar memperhatikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di sepanjang rute.
Saat rombongan melintas di depan Puskesmas Bantur, sound system diminta dimatikan sementara untuk menjaga kenyamanan dan tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.
Selain keselamatan lalu lintas, kepolisian memberikan perhatian terhadap kondisi fisik dan kesadaran peserta maupun pengemudi.
Kapolsek Bantur mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengonsumsi minuman keras selama kegiatan berlangsung.
“Imbauan kepada sopir dan peserta, jangan sampai mengonsumsi minuman keras atau miras agar acara ini berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,” ujarnya.
Larangan tersebut menjadi penting karena kegiatan melibatkan kendaraan, peserta dalam jumlah banyak serta berlangsung di tengah aktivitas masyarakat.
Pengemudi juga diminta tidak lengah dan memastikan kendaraan tetap terkendali selama perjalanan.
Kepala Desa Bantur Nanang Kosim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung pengamanan Bantur Nyawiji Carnival.
Ia meminta seluruh unsur yang terlibat menjaga ketertiban sejak persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Panitia juga diminta terus memberikan pengarahan kepada peserta, termasuk mengambil langkah apabila ditemukan peserta yang mengonsumsi minuman keras.
“Untuk panitia dan peserta karnaval, mulai urut satu sampai akhir, jangan sampai minum-minuman keras. Jangan sampai acara Desa Bantur Nyawiji ini tersendat karena hal yang tidak kita inginkan,” jelas Nanang.
Menurutnya, kedisiplinan peserta menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran kegiatan.
Seluruh peserta diharapkan mengikuti aturan yang telah disepakati serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban.
Untuk menunjang pengamanan, petugas gabungan disiagakan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian.
Pengamanan mencakup lokasi pemberangkatan, jalur yang dilalui rombongan hingga kawasan finis di depan SMPN 1 Bantur.
Koordinasi antarpersonel juga diperkuat untuk mengantisipasi situasi yang membutuhkan penanganan cepat. Petugas menggunakan sejumlah sarana komunikasi, termasuk grup WhatsApp dan perangkat komunikasi radio.
Selain keselamatan peserta dan masyarakat, kondisi kesehatan personel pengamanan juga menjadi perhatian. Setiap petugas diminta menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
Dengan keterlibatan berbagai unsur pengamanan dan pelayanan tersebut, pelaksanaan Bantur Nyawiji Carnival 2026 diharapkan dapat berlangsung meriah tanpa mengabaikan keselamatan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat.








