Surabaya, (tabloidpilarpost.com)- Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kota Surabaya ditutup dengan aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah bertajuk “Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi”, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Mövenpick Surabaya City, Jalan Ahmad Yani No. 71, Kota Surabaya.
Aksi sosial ini diikuti jajaran pengurus DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ranting, serta kader Partai Demokrat se-Kota Surabaya. Pelaksanaan donor darah juga berkolaborasi dengan RSUD Dr. Soetomo.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI, Dra. H. Lucy Kurniasari, hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ning Lucy, donor darah merupakan kegiatan sederhana, tetapi memiliki nilai kemanusiaan yang besar.
“Donor darah bukan hanya sekadar menyumbangkan darah. Di dalamnya ada kepedulian, solidaritas dan harapan. Setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi bagian dari perjuangan seseorang untuk mempertahankan kehidupannya,” ujar Ning Lucy.
Ning Lucy mengatakan kegiatan donor darah tersebut sejalan dengan tema HUT ke-25 Partai Demokrat, yakni “Demokrat Bersama Rakyat: Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi.”
Menurutnya, semangat bersama rakyat perlu diwujudkan melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami di Surabaya, semangat bersama rakyat juga harus diwujudkan melalui kepedulian dan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Ia menilai donor darah memiliki nilai kemanusiaan karena dilakukan secara sukarela tanpa harus mengenal siapa penerima darah tersebut.
“Kadang kita tidak mengenal siapa yang nantinya menerima darah yang kita donorkan. Tetapi justru di situlah nilai kemanusiaannya. Kita membantu sesama tanpa melihat siapa orangnya dan apa latar belakangnya,” katanya.
Ning Lucy menjelaskan bahwa kebutuhan darah dapat muncul dalam berbagai kondisi medis, mulai dari pasien yang menjalani tindakan medis, pasien darurat, korban kecelakaan, hingga pasien yang membutuhkan transfusi karena kondisi tertentu.
“Darah sangat dibutuhkan dalam banyak kondisi. Ada ibu yang membutuhkan transfusi ketika menghadapi kondisi medis tertentu saat persalinan, ada anak-anak yang membutuhkan transfusi secara berkala, ada pasien kecelakaan dan pasien dalam kondisi darurat,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat memandang donor darah sebagai salah satu bentuk solidaritas sosial yang dapat dilakukan secara sukarela dan berkelanjutan.
Menurut Ning Lucy, keputusan menjadikan donor darah sebagai penutup rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Surabaya memiliki pesan tersendiri.
Perayaan seperempat abad Partai Demokrat tidak hanya diisi kegiatan internal, tetapi juga ditutup dengan kegiatan sosial yang diharapkan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Dengan digelarnya kegiatan donor darah ini, rangkaian acara HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Surabaya kita tutup. Saya berharap penutupannya bukan hanya menjadi akhir dari sebuah rangkaian acara, tetapi juga menjadi awal dari semakin kuatnya kepedulian kita kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap semangat kepedulian tersebut tidak berhenti setelah rangkaian HUT selesai.
“Kalau kita menutup rangkaian HUT dengan kegiatan kemanusiaan, harapannya pesan yang kita tinggalkan juga pesan tentang kepedulian. Bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan harus sebisa mungkin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ning Lucy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, serta kader Partai Demokrat Kota Surabaya yang ikut menyukseskan rangkaian HUT ke-25.
Apresiasi juga diberikan kepada tim medis RSUD Dr. Soetomo yang mendukung pelaksanaan kegiatan donor darah.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus, PAC, Ranting dan kader Demokrat se-Kota Surabaya yang telah ikut berpartisipasi. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis RSUD Dr. Soetomo yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.
Bagi Ning Lucy, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk nyata kepedulian antarsesama.
Setiap darah yang disumbangkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan medis bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
“Setetes darah memang terlihat sederhana. Tetapi bagi seseorang yang sedang membutuhkan transfusi, setetes darah itu bisa menjadi harapan. Karena itu, mari kita jadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian kita kepada sesama,” ungkapnya.
Dengan aksi “Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi”, rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Surabaya ditutup dengan pesan tentang kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita memperingati sebuah ulang tahun, tetapi bagaimana momentum itu bisa memberikan manfaat. Kalau dari kegiatan hari ini ada darah yang bisa membantu pasien dan menyelamatkan kehidupan seseorang, maka itu adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti,” pungkas Ning Lucy.









