tabloidpilarpost.com LEBAK, BANTEN — Peringatan Hari Tani Nasional 2026 di Kabupaten Lebak semakin semarak pada Rabu malam, 23 September 2026, di Alun-Alun Timur Rangkasbitung. Ribuan masyarakat memadati kawasan acara untuk menikmati rangkaian hiburan, termasuk penampilan Band Momonon.
Rangkaian Hari Tani Nasional 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026, dengan berbagai kegiatan seperti Bazar Tani, Bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dialog petani, santunan anak yatim, lomba tradisional hingga pemeriksaan kesehatan hewan.
Memasuki malam, suasana Alun-Alun Timur Rangkasbitung semakin hidup. Tepuk tangan, nyanyian dan gerak penonton memenuhi area depan panggung ketika Momonon tampil.
Saat lagu “Si Aceng” dibawakan, antusiasme semakin terasa. Penonton dari berbagai usia tampak bernyanyi dan menikmati musik bersama. Bahkan hujan yang sempat mengguyur kawasan acara tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap mengikuti hiburan.
Salah seorang penonton, Ardi, warga Cibadak, mengaku sengaja datang bersama teman-teman tongkrongannya demi menyaksikan langsung band yang mereka sukai.
«“Saya datang jauh-jauh dari Cibadak bareng teman-teman tongkrongan. Memang sengaja datang karena ingin lihat langsung Band Momonon. Ternyata suasananya ramai dan seru. Capek di perjalanan terbayar setelah bisa menikmati musik bersama teman-teman,” ujar Ardi.»
Menurutnya, malam tersebut bukan hanya soal hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dan menikmati suasana bersama.
«“Bukan cuma nonton band, tapi bisa kumpul, ketemu teman-teman, nyanyi bareng dan menikmati suasana. Saya merasa terhibur, apalagi bisa melihat langsung band yang memang saya suka,” tambahnya.»
Keramaian malam itu tidak hanya dirasakan para penonton. Aktivitas ekonomi di sekitar lokasi juga ikut bergerak seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Laporan lapangan turut mencatat pedagang mendapatkan tambahan pembeli dari ramainya kegiatan.
Salah satunya Yanto, pedagang es keliling, yang mengaku bersyukur karena dagangannya habis terjual meski sempat diguyur hujan.
«“Alhamdulillah, bersyukur sekali. Rezeki yang ada di depan mata malam ini. Walaupun sempat diguyur hujan, Alhamdulillah acaranya tetap sangat ramai dan dagangan saya juga habis terjual,” ujar Yanto.»
Bagi Yanto, keramaian tersebut menjadi peluang bagi pedagang kecil untuk mendapatkan penghasilan.
«“Buat kami pedagang kecil, acara ramai seperti ini sangat membantu. Yang penting kita tetap semangat mencari rezeki dengan cara yang halal. Alhamdulillah malam ini dagangan habis,” tambahnya.»
Peringatan Hari Tani Nasional 2026 di Lebak tidak hanya menghadirkan panggung hiburan. Bazar tani, UMKM, layanan sosial dan dialog petani menjadi bagian dari rangkaian yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai aktivitas pertanian dan ekonomi lokal.
Malam di Alun-Alun Timur Rangkasbitung akhirnya menghadirkan cerita dari berbagai sisi. Ardi datang jauh dari Cibadak untuk menikmati band kesayangannya, sementara Yanto menemukan rezeki di tengah ramainya masyarakat.
Di antara musik, tepuk tangan dan hujan yang sempat turun, Hari Tani Nasional 2026 menjadi ruang kebersamaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi warna bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Achmad Khotib Kaperwil Banten TabloidPilarPost.com | Media Cetak dan Online Nasional
“Di Garis Depan Fakta.”








