Malang, (tabloidpilarpost.com) – Suasana Galeri UMKM Kecamatan Bantur mendadak riuh oleh sorak-sorai warga pada Minggu dini hari (19/07/2026).
Jajaran Koramil 0818/12 Bantur bersama Forkopimcam menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan perebutan peringkat ketiga dan keempat Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Eropa, Timnas Prancis dan Timnas Inggris.
Kegiatan tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Bantur. Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan dan memadati area Galeri UMKM untuk menyaksikan pertandingan melalui layar lebar.
Pemilihan Galeri UMKM sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha lokal.
Masyarakat yang hadir memanfaatkan momentum nobar untuk membeli makanan dan minuman dari para pelaku UMKM. Kondisi tersebut turut menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Kegiatan ini membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi ruang pertemuan yang mampu menggabungkan hiburan, kebersamaan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Suasana kebersamaan tampak jelas sepanjang acara berlangsung. Personel Koramil 0818/12 Bantur membaur bersama masyarakat dan menyaksikan pertandingan dalam suasana santai.
Tidak ada sekat antara aparat dan warga. Semuanya larut dalam semangat kebersamaan dan antusiasme mendukung tim favorit masing-masing.
Meski pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi, suasana nobar tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Para penonton juga tetap menjunjung tinggi sportivitas hingga pertandingan berakhir dengan skor 6–4 untuk kemenangan Timnas Inggris atas Timnas Prancis.
Paguyuban UMKM Kecamatan Bantur menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran Koramil 0818/12 Bantur yang menggelar kegiatan tersebut.
Menurutnya, nobar bukan hanya memberikan hiburan gratis kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang publik yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi sosial antara TNI, pemerintah kecamatan, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Melalui momentum olahraga dunia tersebut, hubungan emosional antara jajaran TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan nobar menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan suasana wilayah yang aman, rukun, kondusif, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Bantur yang semakin solid, aman, dan sejahtera.









