Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Keluhan pedagang terhadap penerangan di Pasar Sentral Bantaeng kembali mencuat. Sejumlah pedagang meminta Bupati Bantaeng melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub), khususnya pengelolaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), karena lampu di kawasan pasar dinilai kerap lambat menyala setiap sore.
Menurut para pedagang, aktivitas pasar menjelang malam masih berlangsung padat. Namun saat matahari terbenam sekitar pukul 18.00 WITA, sebagian lampu di sekitar Pasar Sentral disebut belum menyala sehingga area pasar menjadi redup.
“Ini keluhan kami para pedagang hampir setiap hari. Lampu kadang baru menyala setelah kami mendesak petugas. Pernah juga sampai berjam-jam belum menyala,” ujar seorang pedagang berinisial S, Senin (6/7/2026).
Ia menilai kondisi tersebut merugikan pedagang maupun pembeli karena transaksi dan pengambilan barang sering dilakukan dalam pencahayaan yang kurang memadai.
“Kalau penerangan kurang, barang bisa salah ambil atau salah hitung. Ini Pasar Sentral Bantaeng, mestinya penerangannya baik dan tepat waktu,” katanya.
Pedagang juga membandingkan kondisi penerangan saat ini dengan tahun-tahun sebelumnya yang dinilai lebih baik dan menyala tepat waktu.
“Dulu penerangan di dalam maupun di luar pasar lebih terang dan menyala tepat waktu. Sekarang kami berharap kondisinya bisa kembali normal,” ujar S.
Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera melakukan pengecekan terhadap sistem penerangan di kawasan Pasar Sentral serta mengevaluasi kinerja pihak yang bertanggung jawab atas pengoperasian lampu jalan.
“Kami hanya ingin penerangan pasar kembali normal agar aktivitas jual beli berjalan nyaman dan aman,” pungkasnya.
![]()









