Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Momentum suci Ramadhan dimaknai penuh khidmat oleh pengurus dan anggota Forum Warga Bersatu Banten (FORWATU Banten) melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Kampung Pebuaran, Desa Warung Gunung, Kecamatan Warung Gunung, RT 02 RW 01, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Dalam suasana sederhana namun hangat, para pengurus dan anggota duduk melingkar, mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh komitmen kebersamaan. Sebelum adzan Maghrib berkumandang, kegiatan diawali dengan doa bersama dan diskusi singkat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Presidium FORWATU Banten, Arwan, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa Ramadhan harus menjadi energi moral bagi seluruh elemen organisasi untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kontribusi nyata.
“Ramadhan adalah bulan pembelajaran. Kita belajar menahan diri, memperkuat keikhlasan, dan yang paling penting menjaga persatuan. FORWATU harus menjadi wadah yang solid dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal FORWATU Banten, Aris Riswanto, menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun harus terus dijaga dalam gerak nyata organisasi.
“Buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi simbol kekompakan dan komitmen. Kita ingin FORWATU terus bergerak dengan integritas dan solidaritas yang kuat,” ujarnya.
Menjelang penutup acara, suasana semakin khidmat saat doa dipimpin oleh Ki Jalu Pamungkas, Ketua Majelis Zikir FORWATU Banten. Dengan suara lirih namun penuh ketulusan, ia memanjatkan doa yang menyentuh hati seluruh hadirin.
“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih, satukan hati kami dalam kebaikan. Jadikan kebersamaan ini sebagai jalan untuk mempererat persaudaraan dan menguatkan langkah kami dalam menebar manfaat. Ampuni dosa-dosa kami, lapangkan rezeki kami, kuatkan iman kami, dan jadikan Ramadhan ini sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik.”
Ia juga memohon agar FORWATU senantiasa diberikan keistiqomahan dalam perjuangan sosialnya.
“Ya Allah, kokohkan organisasi ini dalam persatuan, jauhkan dari perpecahan, dan bimbing setiap langkah kami agar selalu berada di jalan yang Engkau ridhoi. Jadikan kami hamba-hamba yang peduli, yang peka terhadap penderitaan sesama, dan yang mampu menjadi cahaya di tengah masyarakat.”
Doa tersebut membuat suasana hening dan penuh haru. Beberapa anggota tampak menundukkan kepala dengan mata berkaca-kaca, meresapi makna kebersamaan dan keikhlasan di bulan penuh berkah ini.
Saat adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta berbuka puasa bersama dengan penuh syukur. Hidangan sederhana menjadi simbol persaudaraan dan kekompakan yang terus terjaga di tubuh FORWATU Banten.
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual, melainkan momentum memperkuat solidaritas, integritas, dan komitmen sosial demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Lebak.
![]()









