Malang,(Tabloidpilarpost.com) –
Warga Dusun Jokosio, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, mengaku terganggu dengan proyek pelebaran Jalan Gondanglegi–Balekambang yang dibiarkan terbengkalai. Satu sisi jalan yang dikeruk untuk pelebaran telah menganga hampir satu bulan tanpa adanya penutupan maupun progres lanjutan.
Kondisi tersebut terlihat pada Rabu (19/11/2025). Jalan yang semula dua lajur kini hanya bisa digunakan satu sisi, dan tanpa rambu keselamatan memadai, sehingga mengganggu arus lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.

Broto, pedagang bakso yang berjualan di sekitar lokasi, menuturkan bahwa setiap kali hujan, air dari gorong-gorong proyek baru meluap ke jalan karena tidak tersambung dengan drainase lama. Sementara gorong-gorong yang melintasi jalan juga belum dirampungkan.
“Kalau hujan, air langsung naik ke jalan. Gorong-gorong proyek ini belum nyambung ke drainase lama, jadi meluap,” ujarnya.
Demi mengurangi genangan, Broto terpaksa menjebol tanggul drainase lama agar air dapat mengalir ke saluran yang berada di samping Indomaret Jokosio.
Masalah ini sebelumnya telah diberitakan pada 31 Oktober 2025. Saat itu, pengerukan jalan bahkan tidak dilengkapi rambu-rambu pengaman, sehingga sangat membahayakan pengendara.
Hingga berita ini dimuat, pihak pelaksana proyek maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pekerjaan maupun langkah penyelesaiannya.(Cak Muiz)
![]()









