Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Rakit bambu menjadi satu-satunya akses utama bagi warga dan pelajar di sekitar Kali Ciberang, kawasan Waduk Karian, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Setiap hari, warga menyeberang menggunakan rakit sederhana bermesin rakitan untuk menuju sekolah, pasar, maupun tempat kerja.
Puput Putrianingsih, siswi SMPN 4 Sajira, mengaku setiap pagi harus menyeberangi Kali Ciberang menggunakan rakit bambu. Meski sudah terbiasa, ia mengaku masih sering merasa takut terutama saat cuaca buruk.
“Setiap hari saya nyebrang pakai rakit bambu, kadang takut kalau anginnya besar atau air sungainya lagi tinggi. Tapi kalau harus muter lewat kota Rangkasbitung, jauh banget dan makan waktu lama,” ujar Puput, Selasa (11/11/2025).

Sementara itu, Enur, warga yang sekaligus pengelola jasa penyeberangan rakit, mengatakan bahwa rakit ini sudah beroperasi sejak 3 tahun lalu dan menjadi tumpuan warga setempat.
“Rakit ini satu-satunya jalan pintas warga. Kalau tidak ada rakit, mereka susah mau ke sekolah atau ke ladang. Setiap hari bisa puluhan orang yang nyebrang. Kadang kalau air naik, kami juga waspada,” jelas Enur.
Rakit bambu di Kali Ciberang kini bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Di akhir pekan, tempat ini sering dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati suasana alam dan pemandangan waduk.
![]()









