Jakarta,(Tabloidpilarpost.com) – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terus memperkuat peran diplomasi pertahanan di kawasan Eropa sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional dan memperkuat citra positif Indonesia di dunia internasional.
Melalui program bertajuk “Papua Maju dan Damai”, delegasi Indonesia melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pejabat pertahanan dan lembaga multilateral di beberapa negara Eropa.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi soft power diplomacy, di mana Indonesia menekankan pendekatan dialog, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
> “Diplomasi pertahanan Indonesia tidak hanya berfokus pada kerja sama militer, tetapi juga membawa pesan damai dan kemajuan daerah, terutama Papua. Dunia perlu tahu bahwa Papua adalah bagian penting dari Indonesia yang sedang berkembang pesat,” ujar perwakilan Kementerian Pertahanan dalam siaran pers, Jumat (31/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, delegasi Indonesia juga memaparkan capaian program pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Beberapa mitra strategis Eropa menyambut positif langkah ini dan menyatakan dukungan terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas serta mendorong perdamaian di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, diplomasi pertahanan ini turut membahas peluang kerja sama industri pertahanan, pelatihan militer, dan transfer teknologi. Indonesia berupaya agar hubungan dengan negara-negara Eropa tidak hanya sebatas kerja sama keamanan, tetapi juga kolaborasi ekonomi dan kemanusiaan.
> “Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang cinta damai, kuat secara pertahanan, dan terbuka dalam kerja sama global,” tambah pejabat Kemhan RI.
Upaya diplomasi ini juga menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan pertahanan yang disegani di dunia internasional, namun tetap menjunjung tinggi prinsip perdamaian dan keadilan global.
Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa kerja sama luar negeri di bidang pertahanan akan terus diperluas, dengan tetap berlandaskan pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Jurnalis: Senoaji









