Jakarta,(Tabloidpilarpost.com) — Pemerintah tengah membuka peluang untuk merevisi **Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026**, menyusul pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa.
Wacana revisi ini muncul di tengah gejolak politik dan ekonomi, termasuk protes publik terhadap tunjangan DPR serta kekhawatiran soal stabilitas fiskal. Menurut pejabat pemerintah, perubahan kepemimpinan di Kementerian Keuangan berpotensi memengaruhi arah kebijakan anggaran, terutama terkait defisit, subsidi, dan program prioritas nasional.
Meski belum ada rincian resmi, pemerintah menegaskan bahwa tujuan utama revisi RAPBN adalah untuk menyesuaikan strategi fiskal dengan kondisi terkini, menjaga kepercayaan pasar, serta memastikan keberlanjutan pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
![]()









