Malang,(Tabloidpilarpost.com), Awal musim kemarau atau panca roba di bulan Mei 2025 intensitas hujan mulai menurun di manfaatkan oleh sebagian anak anak di daerah pedesaan bermain layang layang .
Hal ini dalam 2 hari ini terlihat di Lapangan Wonokerto Desa Wonokerto Kecamatan Bantur Kabupaten Malang dan pada hari Sabtu (24/05/2025) anak anak riang gembira bermain layang layang di Lapangan Wonokerto lebih dari 50 anak tumplek blek dan sebagian ada yang bermain sepak bola serta tidak ketinggalan Manula turut menyaksikan anak anak bermain layang layang.
Hal terungkap salah satu warga Wonokerto bernama Kasturi mengatakan bila giat layangan ini sudah mulai kemarin mulai jam 3. Sore (15.00 WIB) dan saya melihat anak anak bermain layang layang .” Jelasnya sambil tersenyum sambil memegang layang layang.
Sementara itu anak anak yang bermain layang layang Walid dengan senyum ceria berkata hobi main layang layang demikian halnya temannya yang bernama Rizky senada dengan berlari lari kecil.
Hal ini tidak biasanya karena saat di musim hujan tidak banyak anak anak bermain di lapangan Wonokerto baik bermain sepak bola apalagi layang layang .
Kades Wonokerto Termidi Kuswanto menyampaikan terkait anak anak bermain layang layang .” Tidak masalah memang Lapangan Wonokerto bisa di manfaatkan untuk sarana bermain baik untuk olah raga dan bermain layang layang tetapi tetap menghimbau agar anak anak yang bermain jangan sampai benangnya terkena aliran kabel listrik ataupun orang yang lewat ,tetap berhati hati serta bila mengejar layangan putus harus lihat kanan kirinya dan depan ataupun belakang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita di inginkan demi keselamatan diri .dan bermain layang layang kegiatan yang positif serta permainan tradisional yang di gemari anak anak sampai dewasa.” Ucapnya
Juga menimpali terkait tanah Uruk di Lapangan nantinya di ratakan agar lapangan nanti bisa rata dan di manfaatkan bermain sepakbola atau layangan serta giat lainnya yang bisa bermanfaat.”
Dalam pengamatan awak media di lokasi anak anak bermain layang layang penuh kegembiraan dan sekali kali merebut layang layang yang putus siapa yang lebih dulu megang layangan yang putus yang berhak mendapatkannya .
Layangan itu sendiri merupakan permainan tradisional yang di gemari semua kalangan anak anak hingga dewasa dan permainan layang layang adalah permainan tradisional Indonesia yang sudah ada sejak ribuan tahun dan permainan yang melibatkan permainan lembaran kertas atau bahan tipis yang berbingkai yang di ikatkan pada tali dan di kendalikan dan di manfaatkan dengan kekuatan angin .
Setelah layang layang naik ke atas biasanya benang antar benang di adu dan yang layangan putus itu yang kalah tetapi perkembangan jaman layang layang berbagai macam bentuk besar ,kecil dengan berbagai wujud ada model naga,ular,dan lain lainnya sesuai keinginan pembuatnya.(Surya)
![]()









