Bantaeng,(tabloidpilarpost.com) – Begitu ribut dan bisingnya di setiap hari rabu dan hari minggu di lapangan Hitam Seruni Bantaeng membuat bising telinga warga,kami warga mendukung Balapan Motor yang resmi dan profesional sepanjang yang digunakan di tempat latihan yang jauh dari pemukiman warga keluh salah satu warga dg baso yang tinggal disekitaran lapangan,(22/07/2024).
Namun sayang yang di gunakan di tempat latihan adalah Lapangan yang dibangun oleh pemerintah Mantan Bupati Nurdin Abdullah sebagai sarana parkir untuk para tamu yang datang memakai kendaraan Hely dan parkir bagi kendaraan sentra kuliner bukan untuk latihan atau balapan motor keluhnya lagi.
Sekarang malahan di gunakan tempat latihan balapan motor dengan memakai knalpot racing sehingga membuat warga seruni merasa tak nyaman dan bising akibat suara dari kenalpot racingnya, dari salah satu warga yang lain ikut menyaksikan kegiatan tersebut dan tak mau sebut namanya menyatakan balapan motor ini bagi kami sangat meresahkan dan kami merasa tidak nyaman dan tidak tenang disebabkan bila kalau ada tamu kami yang berkunjung bersilaturahmi sangatlah mengganggu pembicaraan kami, atau sementara kami lagi tidur suaranya sangat mengganggu ,apa lagi ini kegiatan di adakannya 2x seminggu urainya.
Memang menguntungkan bagi pembalap motor yg punya hobby tetapi kami sebagai warga sangat resah dengan suara kebisingan latihan motor ini,apa lagi ada keluarga kami yang lagi sakit butuh ketenangan dan ada beberapa juga warga tak setuju dengan adanya latihan balapan ini,sarannya bagaimana cara pemerintah memikirkan kegiatan ini kalau memang menguntungkan jangan di suruh latihan di lapangan hitam dalam kota bantaeng dengan sengaja menggangu ketentraman umum.
Aneh,Ini malah sepertinya pemerintah mendukung tanpa mempedulikan masyarakatnya apa dampak dari latihan balapan di tengah kota bantaeng ini dan selain itu,malamnya ada lagi biasa datang memakai kenalpot racing balapan inilah yang semua sangat menggangu bagi kami tuturnya.
PJ Bupati Bantaeng A,Abubakar ,di mintai tanggapannya awalnya tidak mendukung kata dia harusnya perlu disiapkan lahan tempat sarana latihan agar tidak mengganggu namun sayang berikutnya lagi mendukung mungkin yang ada dalam pikiran saya ini hanya sementara,pada hal beliau sebagai bupati bantaeng adalah pelaksana tugas serta pelayan masyarakat yang harus tegas dan memikirkan masyarakatnya walaupun hanya sebentar sebab dampaknya meresahkan masyarakat seruni apa karena mungkin sudah kemasukan angin atau bagaimana kok sepertinya tak peka.
Di satu sisi lain, saat kami menemui kasat lantas AKP,Agus Salim di rungangan dan memintai tanggapan mengenai lapangan hitam di pakai tempat latihan mengatakan tidak ada ijin menurutnya setelah menelpon dari salah satu kasat apalagi dari Polda Dn IMI belum kami terima
Kami takut mengeluarkan ijin untuk kegunaan tersebut tapi berjanji kalau ada latihan tolong kami dihubungi ucapnya.
Namun saat adanya kegiatan liar ini kami mencoba menghubungi ternyata tak ada respon mungkin kami juga menilainya sudah kemasukan angin atau upeti seperti halnya pak bupati urai salah satu warga.
Untuk itu warga seruni yang tak mau di sebutkan namanya, mewakili merasa resah akan adanya latihan balapan motor yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat seruni dan kami meminta Polda Sulsel agar dapat menegur pihak kepolisian yang terkait dengan adanya latihan balapan liar yang suara motor racingnya sangat mengganggu kami supaya dapat di tindak lanjuti.
Mereka pandai berbicara dan terus melakukan latihan balapan liar ini karena bukan didepan rumahnya coba kegiatan ini berada didepan rumahnya dangan keadaan ada orang yang sakit.
Kami memohon dan meminta dari pihak terkait untuk memberikan hak dan perlindungan bagi kami, kalau bukan dari pihak kepolisian dan dari pihak pemerintah bantaeng untuk segera menindak lanjuti keluhan kami ini,bukannya kami tak mendukung akan tetapi lihat dulu kondisi dan keluhan warga setempat sebelum melakukan kegiatan latihan balapan liar ini tutupnya.
Suarni Hijab/Ridho Tpp









