Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com)- Kabar duka kembali datang usai pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sorang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) juga dilaporkan meninggal dunia.

Mumuh Muchroni, seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 04 Rw 10 di Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah dilaporkan meninggal dunia diduga akibat kelelahan setelah bertugas pada Pemilu 2024, Minggu (18/2/2024).
Alm Mumuh Muchroni anggota KPPS TPS 04 Rt.04 Rw.10 Desa Gadobangkong Kecamatan Ngamprah telah menjalankan tugasnya menyelenggarakan Pemilu 2024 sukses tanpa ekses di TPS 04 sampai pukul 03.00 Wib Kamis Pagi, (15/02/2024).

Anak almarhum, Muhamad Milata Muslim,31, mengungkapkan, bapaknya sebelum meninggal sempat pingsan saat belanja sembako untuk kebutuhan dagangan warung di daerah Pojok Kota Cimahi.
“Awalnya saya dapat kabar bapak pingsan ketika belanja minyak terigu untuk jualan di warung daerah pojok cimahi,” kata Iman sapaan akrabnya.
Mengetahui itu, Iman menjemput dan membawa almarhum bapaknya ke RS IMC di Gedongbangkong. Namun nyawa bapaknya tidak tertolong, setelah almarhum mengalami sesak nafas.
“Tidak punya riwat penyakit sebelumnya. Kemungkinan kelelahan setelah menjadi anggota KPPS nampak sibuk,” ungkapnya.
Hanya satu harapan Iman, ada perhatian dari pemerintah bagi anggota KPPS yang telah menjalankan tugasnya demi suksesnya pesta demokrasi Pemilu 2024. “Saya selaku keluarga ada perhatian pemerintah berupa tunjangan,” kata Iman.
Alm Mumuh di rencanakan akan dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Rw.10 Kampung Babakan Cianjur Desa Gadobangkong Besok Pagi Senin (19/02/2024), dikarenakan cuaca kurang mendukung.
Pantauan awak media tampak hadir melayat, Camat Ngamprah Agnes Verganty, Kepala Desa Gadobangkong (Ae Tadjudin), anggota PPK, KPU dan Bawaslu KBB. (RED)









