Malang, (tabloidpilarpost.com) – Sinergi dua kepala desa dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat mulai membuahkan hasil. Jalan penghubung Desa Girimulyo dan Desa Gedangan, Kabupaten Malang, kini mulai dibangun melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembangunan jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 380 meter tersebut berada di kawasan perbatasan RT 17, Dusun Sumber Pucung, Desa Girimulyo, yang terhubung dengan Dusun Gedangan Kulon, Desa Gedangan.
Berdasarkan pantauan awak media pada Kamis (5/11/2026), para pekerja masih melakukan pengerjaan di lokasi. Turut hadir Kepala Desa Girimulyo, Abah Senimin, dan Kepala Desa Gedangan, Hendik Krisdiyanto, bersama jajaran pemerintah desa, pendamping Program PISEW, serta unsur pengawas.
Sementara itu, pembangunan jalan di wilayah Desa Gedangan disebut telah diselesaikan sepanjang kurang lebih 400 meter. Adapun pekerjaan di wilayah Desa Girimulyo sepanjang sekitar 380 meter masih berlangsung.
Jalan yang sebelumnya rusak dan kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama ketika musim hujan, kini mulai ditingkatkan kualitasnya. Kehadiran akses jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar transportasi, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat kedua desa.
Program pembangunan tersebut merupakan hasil usulan bersama pemerintah Desa Girimulyo dan Desa Gedangan melalui kerja sama antardesa.
Perwakilan Tim Pelaksana Pusat Kementerian Pekerjaan Umum, Bu Sri, menjelaskan bahwa Program PISEW dirancang untuk mengurangi kesenjangan infrastruktur perdesaan sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah.
Melalui sistem padat karya, pelaksanaan program juga mengutamakan keterlibatan tenaga kerja lokal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat sejak proses pengerjaan berlangsung.
“Pemerintah pusat melalui Program PISEW berkomitmen untuk terus membuka urat nadi perekonomian perdesaan. Pembangunan jalan sepanjang 380 meter yang menghubungkan Dusun Sumber Pucung dan Dusun Gedangan Kulon ini adalah contoh nyata bagaimana konektivitas yang baik dapat mempercepat distribusi hasil tani. Kami mengapresiasi kerja sama masyarakat yang solid, sehingga proyek berbasis padat karya yang sedang berjalan ini dapat terlaksana dengan kualitas yang baik,” ujarnya.
Kepala Desa Gedangan, Hendik Krisdiyanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan Program PISEW yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, jalur di Dusun Gedangan Kulon yang berbatasan langsung dengan Desa Girimulyo merupakan akses penting bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan Program PISEW ini. Jalur di Dusun Gedangan Kulon yang berbatasan langsung dengan desa tetangga ini merupakan jalur vital bagi warga kami. Begitu pembangunan ini selesai, akses transportasi ke area luar dan interaksi ekonomi dipastikan akan jauh lebih cepat dan aman,” ungkap Hendik.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga masyarakat segera menikmati manfaatnya.
Senada dengan Hendik, Kepala Desa Girimulyo, Abah Senimin, menegaskan pentingnya sinergi antardesa dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, kerja sama melalui Kelompok Kerja Sama Antar Desa (KKAD) menjadi salah satu unsur penting dalam mengawal pelaksanaan pembangunan tersebut.
“Proyek yang sedang berjalan di RT 17 Dusun Sumber Pucung ini tidak hanya akan memberikan kami fasilitas jalan yang mantap, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antar-warga. Karena pengerjaannya dilakukan bersama-sama secara padat karya, manfaat ekonominya berupa lapangan kerja lokal sudah langsung dirasakan warga sejak masa pembangunan dimulai. Kami akan terus mengawal proses ini hingga rampung 100 persen,” tutur Abah Senimin.
Berdasarkan keterangan pemerintah desa, pekerjaan jalan di wilayah Girimulyo sepanjang sekitar 380 meter tersebut direncanakan berlangsung selama 10 hingga 15 hari.
Pembangunan jalan penghubung tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat di kawasan perbatasan. Warga berharap peningkatan kualitas jalan dapat mengakhiri kesulitan perjalanan yang selama ini mereka alami.
Slamet (45), salah seorang petani setempat, mengaku senang melihat jalan yang selama ini rusak mulai dibangun dengan konstruksi rabat beton.
“Dulu kalau lewat jalur perbatasan Dusun Sumber Pucung menuju Gedangan Kulon ini rasanya perjuangan sekali, jalanan berlubang dan licin kalau hujan, apalagi kalau harus bawa hasil panen. Sekarang melihat jalan ini mulai dibangun dan dicor beton sepanjang 380 meter, kami warga di sini sangat senang dan bersyukur. Tidak sabar rasanya ingin segera menikmati jalan yang mulus,” kata Slamet.
Dengan berlangsungnya pembangunan infrastruktur melalui Program PISEW tersebut, konektivitas antara Desa Girimulyo dan Desa Gedangan diharapkan semakin baik.
Bukan hanya mempermudah perjalanan warga, jalan tersebut juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka peluang ekonomi, serta memperkuat hubungan sosial masyarakat antarwilayah.
Sinergi dua pemerintah desa dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat ini menjadi contoh bahwa pembangunan perdesaan membutuhkan kolaborasi, partisipasi warga, dan pengawalan hingga pekerjaan benar-benar selesai serta dapat dimanfaatkan secara optimal.









