Surabaya, (tabloidpilarpost.com) – Suasana kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai kegiatan syukuran Sedekah Bumi RW 09 Klakah Rejo Lor, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya Barat. Acara yang digelar di Lapangan RW 09 Klakah Rejo tersebut dibuka dengan pertunjukan teatrikal bertema Singo Barong yang disuguhkan Karang Taruna bersama warga RT 04 RW 09.
Teatrikal tersebut mengangkat kisah tentang kekuatan seorang prajurit dalam menghadapi musuh hingga terbentuknya sebuah perkampungan. Pertunjukan ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang memadukan tradisi, hiburan, dan partisipasi masyarakat.
Kegiatan berlangsung pada pagi hari dan diikuti warga dari berbagai RT di lingkungan RW 09 Klakah Rejo Lor.
Salah satu rangkaian yang menarik perhatian adalah kirab budaya tradisional dan karnaval tingkat RW. Setiap RT diwajibkan mengirimkan sedikitnya 20 peserta untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Para peserta mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Penampilan kostum adat Papua dan Kalimantan, khususnya busana Dayak, turut mencuri perhatian karena menampilkan kekayaan budaya Nusantara.
Keberagaman busana yang dikenakan peserta menjadi gambaran semangat persatuan di tengah perbedaan suku dan budaya. Pesan Bhinneka Tunggal Ika pun terasa dalam partisipasi warga yang bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui kirab budaya, masyarakat tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga ikut memperkenalkan dan menjaga warisan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Tradisi Sedekah Bumi juga ditandai dengan kehadiran tumpeng atau gunungan dari masing-masing RT. Gunungan tersebut diarak mengelilingi kampung sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.
Setelah prosesi arak-arakan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh dan sesepuh masyarakat, kemudian pembacaan doa yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur.
Rangkaian acara ditutup dengan tradisi perebutan tumpeng gunungan oleh warga yang hadir. Momen tersebut menjadi bagian yang dinantikan sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Tradisi Sedekah Bumi menjadi ruang bagi warga untuk mempertahankan nilai-nilai kebersamaan, menghormati warisan leluhur, serta mengungkapkan rasa syukur atas kehidupan dan lingkungan tempat mereka tinggal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Benowo Yuri Widarko, S.H., serta Lurah Kandangan Dwi Hadi Supriyanto, S.Sos., M.H. Unsur keamanan yang terlibat meliputi Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan Satpol PP. Tim medis kesehatan juga disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Ketua RW 09 Klakah Rejo Lor, Sutono, menyampaikan bahwa kesuksesan kegiatan tidak terlepas dari semangat gotong royong dan partisipasi warga bersama panitia.
Dukungan juga datang dari warga yang memiliki usaha dan tergabung dalam kelompok UMKM RW 09 Klakah Rejo Lor. Kehadiran para pelaku usaha turut meramaikan kegiatan sekaligus membuka ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Perpaduan teatrikal Singo Barong, kirab budaya, busana adat Nusantara, dan tradisi gunungan menunjukkan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan sosial sekaligus menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Partisipasi warga dari berbagai RT memperlihatkan pentingnya kebersamaan dalam melestarikan budaya lokal. Semangat gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan ini diharapkan terus terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Klakah Rejo Lor.
Melalui Sedekah Bumi, warga RW 09 Klakah Rejo Lor menegaskan bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan, mempererat persaudaraan, dan menjaga identitas masyarakat.








