Grsik, (tabloidpilarpost.com) – Setelah seluruh rangkaian kegiatan Ziarah Wali Lima Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, selesai dilaksanakan, panitia menggelar acara penutupan sekaligus pembubaran kepanitiaan.
Kegiatan tersebut berlangsung di rumah H. Beno, Jalan Raya Menganti Krajan, Gresik, Sabtu (3/10/2026). Acara dihadiri para panitia pelaksana dan sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan ziarah yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Minggu (27/9/2026).
Acara penutupan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas terlaksananya kegiatan Ziarah Wali Lima dengan lancar.
Selanjutnya, H. Suliadi menyampaikan laporan mengenai hasil donasi dari para dermawan yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Penyampaian laporan tersebut menjadi bagian dari pertanggungjawaban panitia setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Setelah penyampaian laporan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Koordinator kegiatan, H. Beno, menyampaikan bahwa kebersamaan dan silaturahmi yang telah terjalin selama persiapan hingga pelaksanaan ziarah diharapkan tidak berhenti setelah kepanitiaan dibubarkan.
Ia mengajak seluruh panitia dan jamaah untuk tetap menjaga hubungan baik dan melanjutkan silaturahmi.
“Jangan sampai berhenti di situ saja. Saya berharap hubungan baik dan silaturahmi yang sudah terjalin tetap berlanjut agar kebersamaan kita semua tetap terjaga,” ungkap H. Beno dalam sambutannya.
Dalam acara ramah tamah, panitia juga memberikan kesempatan kepada peserta yang hadir untuk menyampaikan masukan maupun kritik terkait pelaksanaan kegiatan.
Forum tersebut menjadi ruang evaluasi bersama agar penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan dapat berjalan lebih baik.
Salah satu masukan disampaikan M. Jupri. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan musyawarah apabila dalam suatu kegiatan muncul kendala.
“Yang paling penting untuk dilakukan bagi kita semua adalah selalu berkoordinasi dan bermusyawarah apabila mengalami kendala apa pun, agar hubungan baik selalu tetap terjaga,” ujar M. Jupri.
Masukan tersebut mendapat persetujuan dari para peserta yang hadir.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
Meski kepanitiaan secara resmi dibubarkan setelah kegiatan Ziarah Wali Lima selesai, para peserta berharap semangat kebersamaan, komunikasi dan silaturahmi yang telah terbangun tetap berjalan.
Bagi panitia dan jamaah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan ziarah, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat Kecamatan Menganti dan sekitarnya.








