Malang, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Kecamatan Pagelaran bersama DPRD Kabupaten Malang dan jajaran instansi terkait menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Pendopo Agung Kecamatan Pagelaran, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi forum dialog antara legislatif, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta unsur masyarakat untuk membahas penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Pagelaran.
FGD dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Pagelaran, Arif Eko Wahyudi, yang bertindak sebagai moderator mewakili Camat Pagelaran Elin Vikawati, S.STP., M.M., yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat bersama Bupati Malang.
Hadir sebagai narasumber anggota DPRD Kabupaten Malang, yakni Agustinus Surya Prihanta dari Komisi IV, Agus Dwi Susanto dari Komisi III, serta Sih Purwaningtyastuti, S.H. dari Komisi II.
Pembahasan FGD berfokus pada penguatan sinergisitas antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kecamatan Pagelaran.
Forum tersebut juga menjadi ruang bagi perangkat desa dan unsur masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan serta kebutuhan yang dihadapi pelaku usaha dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dari Desa Kanigoro, Babinsa Kanigoro Sertu Moh. Muzni Fariq, S.H., menyampaikan harapan agar pemerintah dan DPRD dapat mendorong pelaksanaan berbagai pelatihan bagi pelaku usaha.
Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui pelatihan diperlukan agar para pelaku usaha dapat mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan skala usahanya.
Sementara itu, perwakilan Desa Clumprit, Tova, menyampaikan harapan agar keberadaan BUMDes mendapat perhatian lebih dari anggota DPRD Kabupaten Malang.
Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari para anggota DPRD yang hadir. Berbagai masukan yang disampaikan dalam forum disebut akan menjadi bahan untuk ditampung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi NasDem, Agus Dwi Susanto, usai kegiatan mengatakan FGD tersebut menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan perangkat desa dan pengurus BUMDes dari 10 desa di Kecamatan Pagelaran.
“Alhamdulillah kita tadi bertemu dengan perangkat desa dan pengurus BUMDes 10 desa se-Kecamatan Pagelaran. Mudah-mudahan aspirasi yang disampaikan kepada kami bisa kami tampung dan terealisasi. Tadi ada pertanyaan-pertanyaan dan ada solusi yang bisa kita upayakan,” ujar Agus.
Menurutnya, dialog secara langsung dengan pemerintah desa dan masyarakat penting untuk mengetahui persoalan yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti.
FGD juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah, DPRD, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal.
Melalui forum dialog tersebut, DPRD Kabupaten Malang dan pemerintah kecamatan berkomitmen untuk terus menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat bawah.
Berbagai persoalan seperti peningkatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan BUMDes, akses permodalan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi bagian dari pembahasan.
Sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong perekonomian lokal di Kecamatan Pagelaran agar tumbuh secara berkelanjutan.
Dengan adanya komunikasi langsung melalui FGD, aspirasi dari desa diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan sesuai mekanisme serta kewenangan masing-masing pihak.








