Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Kampung Gunggurung Utara, Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, turut menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung meriah dan penuh khidmat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah digelar di Musala Al Ikhlas pada Senin malam, 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai pelosok Desa Sukatani yang datang untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Suasana Musala Al Ikhlas semakin semarak dengan antusiasme masyarakat yang memenuhi area kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar juga menunjukkan masih kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.
Kepala Desa Sukatani, Hilman Multajim, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, semangat warga memperingati Maulid Nabi merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus bagian penting dalam menjaga tradisi keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang memperingati Maulid Nabi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Semoga semangat seperti ini terus dijaga dan menjadi kekuatan bagi masyarakat Desa Sukatani,” ujar Hilman Multajim.
Sementara itu, Ketua RT Ruyani mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, membludaknya warga yang hadir menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan masih sangat kuat.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Warga dari berbagai pelosok desa datang bersama-sama untuk menghadiri Maulid Nabi. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena kebersamaan dan gotong royong masyarakat masih sangat terasa,” ungkap Ruyani.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Musala Al Ikhlas menjadi gambaran bahwa semangat keagamaan dapat berjalan beriringan dengan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung di tengah rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga Kampung Gunggurung Utara menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya dapat diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga dengan memperkuat nilai religius dan persaudaraan.
Semangat tersebut diharapkan terus terjaga sehingga kegiatan keagamaan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menjadi ruang memperkuat ukhuwah, silaturahmi dan kepedulian sosial.
Dari Kampung Gunggurung Utara, semangat kemerdekaan dan keagamaan berpadu dalam satu pesan: memperkuat persaudaraan, menjaga kebersamaan dan membangun masyarakat yang harmonis.
![]()









