Malang, (tabloidpilarpost.com) – Upaya memperkuat sinergitas antara media dan Perhutani kembali ditunjukkan melalui kegiatan “Ngobrol Bareng” yang digelar bersama KRPH Bantur Sutarto dan jajaran Perhutani dengan Kaperwil Tabloid Pilar Post Jawa Timur, Suryadi Eka Dharma, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Pantau Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Pertemuan santai tersebut bertujuan memastikan pengelolaan hutan berkelanjutan dapat didukung melalui penyebaran informasi publik yang akurat, berimbang, dan berbasis data serta fakta di lapangan.
Dalam diskusi tersebut, dibahas pentingnya kolaborasi antara media dan Perhutani guna mencegah munculnya informasi simpang siur terkait isu strategis kehutanan dan lingkungan hidup.
Selain itu, sinergi tersebut juga dinilai penting dalam mendukung program ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan sektor ekowisata berbasis masyarakat sekitar kawasan hutan.
Kaperwil Tabloid Pilar Post Jawa Timur, Suryadi Eka Dharma menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi publik yang kredibel.
“Perhutani mengelola kawasan hutan yang sangat luas, sehingga pers memiliki peran penting untuk membantu menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan mencegah munculnya berita simpang siur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, melalui kolaborasi yang baik, media dapat ikut membantu menyosialisasikan kampanye pelestarian alam dan rehabilitasi lingkungan kepada masyarakat secara lebih luas.
Sementara itu, KRPH Bantur Sutarto menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan insan media dalam membangun citra positif pengelolaan kehutanan berbasis fakta dan data.
“Kolaborasi antara Perhutani dan media sangat penting dalam membangun informasi yang objektif terkait operasional maupun kebijakan kehutanan,” tegas Sutarto.
Menurutnya, media juga memiliki peran penting dalam mempublikasikan destinasi ekowisata yang berada di bawah pengelolaan Perhutani sehingga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan kemitraan strategis antara media dan Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan serta meningkatkan literasi masyarakat terkait lingkungan hidup.









