Malang, (Tabloidpilarpost.com) — Berkat sinergitas antara Pemerintah Desa (Pemdes), DPRD Kabupaten Malang, serta Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, proyek plengsengan dan bahu jalan yang ambrol di wilayah Kedung Rampal dipastikan akan segera diperbaiki. Padahal, proyek tersebut baru selesai dikerjakan sekitar dua bulan lalu, namun telah mengalami kerusakan berdasarkan laporan dan keluhan warga setempat.
Kerusakan tersebut terpantau awak media saat melakukan peninjauan lokasi pada Selasa sore (3/2/2026). Proyek plengsengan yang dikerjakan oleh CV Mitra Cendikia Utama tampak mengalami retakan, sementara bahu jalan dilaporkan ambrol dan jebol, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keselamatan pengguna jalan.
Kondisi ini mengundang keprihatinan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sudarman, S.Pd. Ia meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang serta menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Bina Marga, bukan ranah Pemerintah Desa.
“Karena ini proyek dari Pemkab Malang, maka perlu ada pemberitahuan resmi dari kepala desa kepada Dinas Bina Marga agar segera ditangani,” ujar Sudarman.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Desa Sidodadi, Soelan, yang dikenal sebagai kades berprestasi, langsung merespons cepat dengan mengajukan pemberitahuan resmi kepada dinas terkait mengenai kondisi plengsengan dan bahu jalan yang rusak.
Sementara itu, Sutrisno, Mantri Wilayah Kecamatan Gedangan dari UPTD Bina Marga Pagak, saat ditemui di kantornya pada Jumat (6/2/2026), membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan.
“Kemarin kami bersama Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, konsultan proyek, serta pelaksana proyek dari CV Mitra Cendikia Utama sudah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan,” jelas Sutrisno.
Ia menambahkan, pihak pelaksana proyek telah menyatakan kesiapan untuk melakukan perbaikan. Selain itu, akan dilakukan penambahan saluran drainase di sisi kanan atau bahu jalan, agar aliran air dari atas bukit tidak langsung menghantam plengsengan.
“Rencananya akan dibuatkan drainase tambahan supaya air tidak langsung mengenai plengsengan dan menyebabkan kerusakan kembali,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pimpinan UPTD Bina Marga Unit Pagak, Shihab, menyampaikan apresiasi kepada awak media yang telah bersinergi dalam menyampaikan informasi kerusakan tersebut sehingga dapat ditangani lebih cepat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi ini. Selanjutnya, kami akan mengonfirmasi kepada pimpinan kami untuk menentukan langkah-langkah perbaikan berikutnya,” pungkas Shihab.
Dengan adanya respons cepat dari berbagai pihak, warga berharap perbaikan proyek plengsengan di Kedung Rampal dapat segera direalisasikan agar tidak membahayakan pengguna jalan serta mencegah kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.









