Rejoyoso,(tabloidpilarpost.com),-Forum Group Discussion (FGD) mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama anggota DPRD berfokus pada penguatan ekonomi lokal, tantangan tata kelola, dan optimalisasi potensi desa melalui gotong royong. Peluang utama meliputi akses pemodalan,pemasaran produk lokal, peningkatan kesejahteraan, sementara tantangannya mencakup SDM, kepercayaan dari masyarakat, dan risiko korupsi acara mengambil tema ” Tantangan Dan Peluang Dengan Kehadiran Ekonomi Masyarakat Desa”dilaksanakan pada hari Rabu ( 28/28/2026) Pukul 09.00 WIB sampai selesai di Pendopo Agung Desa Rejoyoso Kecamatan Bantur Kabupaten Malang
Tantangan Koperasi Desa Merah Putih Menurut Ir.H. Kholiq,M.A.P Wakil DPRD Kabupaten Malang yaitu SDM dan Tata Kelola: Keterbatasan kompetensi dan profesionalisme pengelola, serta potensi risiko korupsi atau penyalahgunaan anggaran.
Kepercayaan Masyarakat: Citra koperasi yang kurang diminati dan perlunya membangun kembali kepercayaan warga dan
Persaingan Ketatnya persaingan dengan badan usaha lain atau lembaga keuangan mikro lainnya
Peluang dan potensi meningkatkan nilai tukar petani, menciptakan lapangan kerja, dan menekan inflasi di tingkat desa.
Akses Pemodalan dengan memberikan akses permodalan yang lebih mudah, aman, dan murah dibandingkan lembaga informal dan sebagai
Pusat produksi/Distribusi: Menjadi wadah pengelolaan hasil pertanian dan produk lokal untuk nilai tambah.
Peran DPRD dalam FGD menurut anggota DPRD Kabupaten Malang lainnya H.Ahmad Andi,S.H Advokasi Kebijakan: Memfasilitasi peraturan desa atau kebijakan daerah yang mendukung operasional koperasi.
Choirul Umah anggota DPRD Kabupaten Malang lainnya memastikan pengelolaan koperasi transparan dan akuntabel, pemberdayaan memberikan edukasi dan pendampingan untuk peningkatan SDM.
Diskusi ini bertujuan memastikan koperasi menjadi i fondasi ekonomi desa yang kokoh dan berdaya saing. .
Acara berjalan lancar dan sesi tanya jawab dengan para peserta FGD.( Surya)









