Surabaya,(tabloidpilarpost.com) – Meningkatkan kebersamaan Association internationale des étudiants en sciences économiques et commerciales atau (AIESEC) Surabaya melatih mahasiswa bahasa isyarat.
Latihan tersebut adalah bagian dari sesi “Sign Practice Language” yang merupakan rangkaian kegiatan AIESEC Surabaya dengan tema ” “Language Bayond Word: Connecting Through Shared Expression”, di Graha Psikologi Olahraga Universitas Negeri Surabaya, Sabtu (22/6/2024).
Selain para mahasiswa, kegiatan AIESEC Surabaya juga di hadiri Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan,Tomi Ardiyanto, Dosen Unesa Surabaya, Putri Rachmadyanti dan Kepala Bidang, Ketua Kedaibilitas Surabaya, Andi Fuad Rachmadi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Putut Darmawan.
Tomi Ardiyanto mengungkapkan, dukungan terhadap kegiatan AIESEC Kota Surabaya, menurutnya kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk generasi Z dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Surabaya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan pada generasi muda.
“Saat ini ada sekita 1 juta generasi muda di Kota Surabaya, dan ini adalah potensi berharga, oleh karena itu Kota Surabaya melatih kepemimpinan pada generasi muda agar bisa menjadi pemimpin di era Indonesia emas tahun 2045,”ujar.
Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen Unesa Putri Rachmadyanti yang mengatakan bahwa kegiatan untuk memberi pengetahuan bahasa isyarat sangat penting untuk melakukan komunikasi dengan Masyarakat disabilitas, apalagi di Unesa ada fakultas PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), tentu Bahasa isyarat sangat diperlukan bagi calon guru SD untuk mengembangkan Pendidikan inklusi.
Presiden Committe AIESEC Surabaya, Egi Syahrial mengatakan bahwa AIESEC merupakan organisasi kepemudaan internasional terbesar yang berorientasi pada pengembangan potensi kepemimpinan pemuda hingga peningkatan kepekaan terhadap masalah yang ada pada lingkungan sekitar. AIESEC peduli dengan masyarakat disabilitas tuna rungu dan tuna wicara, oleh karena itu dalam kegiatan ini membekali generasi muda latihan bahasa isyarat.
Egi Syahrial mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai pemanasan dan pihaknya akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk generasi muda lebih besar lagi di Kota Surabaya.









