Bengkulu, (tabloidpilarpost.com) – Penanganan longsoran pada ruas jalan Seblat–Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dilaporkan telah mencapai progres 100 persen. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Menara Baja Project tersebut dinyatakan telah selesai oleh pihak kontraktor pelaksana.
Pekerjaan yang berlokasi di kawasan Lais, tepatnya di bibir pantai, merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi infrastruktur jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya pada jalur penghubung menuju Kabupaten Mukomuko.

Kontraktor pelaksana, Dedi Pajero, yang kerap dikenal di lapangan, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan telah mencapai 100 persen. Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan dokumen administrasi untuk proses penagihan pekerjaan.
“Pekerjaan sudah mencapai 100 persen dan telah selesai. Saat ini kami sedang menyiapkan dokumen-dokumen penagihan 100 persen,” ujar Dedi Pajero.
Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah I BPJN Provinsi Bengkulu, Tendi Hardianto, S.T., M.T., saat dikonfirmasi membenarkan bahwa CV Menara Baja Project terus bekerja secara maksimal untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan hingga mencapai 100 persen.
Percepatan penanganan infrastruktur jalan tersebut menjadi perhatian penting, terlebih menjelang akhir tahun ketika mobilitas masyarakat, pemudik, maupun wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Bengkulu Utara, diperkirakan mengalami peningkatan.
Rampungnya pekerjaan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan selama perjalanan, sekaligus membantu mengurangi risiko gangguan keselamatan lalu lintas pada ruas jalan yang berada dalam wilayah penanganan BPJN Wilayah I.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Tendi juga menegaskan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, aspal dan beton bukan semata-mata material konstruksi, melainkan bagian dari upaya membuka akses, menghubungkan harapan, serta mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan rampungnya penanganan longsoran ruas Seblat–Lais, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam menjaga konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi di Kabupaten Bengkulu Utara dan sekitarnya.
![]()









