Malang, (tabloidpilarpost.com) – Krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan dirasakan warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Ir. H. Kholiq, M.A.P., yang akrab disapa Abah Kholiq, menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk keperluan rumah tangga dan sanitasi sehari-hari.
Penyaluran air bersih ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan di wilayah Malang Selatan.
Abah Kholiq menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas, terlebih ketika cuaca panas berkepanjangan menyebabkan sumber air warga mengalami kekeringan.
“Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan vital warga yang tidak bisa ditunda. Kami turun langsung bergotong royong mendatangkan armada tangki air bersih agar dapur warga tetap ngepul dan kebutuhan sanitasi harian mereka terpenuhi secara layak selama masa sulit ini,” ujar Abah Kholiq saat dikonfirmasi terkait bantuan tersebut.
Menurutnya, bantuan air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit akibat terbatasnya ketersediaan air.
Kehadiran bantuan tersebut juga menjadi upaya meringankan beban warga yang harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan air bersih disambut dengan rasa syukur oleh warga Desa Gajahrejo. Salah seorang warga Dusun Krajan, Wiwin, menyampaikan bahwa masyarakat telah mengalami kesulitan mendapatkan air selama beberapa pekan terakhir.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari Abah Kholiq. Di Desa Gajahrejo ini, sumur-sumur sudah kering total dan warga terpaksa membeli air galon atau berjalan jauh. Bantuan air bersih ini sangat meringankan beban hidup kami,” ungkap Wiwin.
Kondisi tersebut menggambarkan pentingnya ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat, terutama ketika sumber air rumah tangga tidak lagi mencukupi.
Bantuan tangki air menjadi langkah untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat. Namun, penanganan kekeringan juga membutuhkan perhatian berkelanjutan melalui pemetaan wilayah terdampak, pemantauan ketersediaan air, serta perencanaan sumber air yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
Koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan krisis air bersih sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi saat musim kemarau.
Bagi warga Desa Gajahrejo, pasokan air bersih bukan sekadar bantuan sementara, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga kesehatan, kebersihan, dan keberlangsungan aktivitas rumah tangga.









