Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 membawa harapan bagi masyarakat Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga menghadirkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Kepala Desa Citorek Barat, H. Karjaya, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran TMMD menjadi bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat, terutama warga yang masih memerlukan bantuan pembangunan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf, serta Bupati Lebak atas dukungan terhadap pelaksanaan TMMD di wilayahnya.
“Alhamdulillah, dengan adanya program TMMD ke-130 ini, masyarakat kami sangat terbantu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim 0603/Lebak, Bapak Danrem, serta Bupati Kabupaten Lebak yang telah mendukung program ini. Manfaatnya sangat berarti, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil,” ungkap H. Karjaya.
H. Karjaya menjelaskan, Desa Citorek Barat memperoleh bantuan bedah rumah untuk lima unit rumah warga. Bantuan tersebut dinilai berarti bagi keluarga penerima manfaat yang membutuhkan hunian lebih layak.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa kebutuhan rumah layak huni di wilayahnya masih cukup besar. Karena itu, ia berharap program RTLH dapat dilanjutkan dan diperluas agar lebih banyak masyarakat memperoleh bantuan serupa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan lima rumah ini. Bantuan tersebut sangat membantu masyarakat kami. Namun, di Citorek Barat masih banyak warga yang membutuhkan rumah layak huni. Mudah-mudahan ke depan program RTLH ini bisa terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” tuturnya.
Menurutnya, rumah layak huni bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian penting dari kebutuhan dasar keluarga. Hunian yang lebih aman dan nyaman diharapkan dapat mendukung kualitas hidup serta memberikan ketenangan bagi penghuninya.
Manfaat program TMMD juga dirasakan langsung oleh warga penerima bantuan. Salah satunya Ibu Unel, warga Kampung Cibengang, Desa Citorek Barat, yang menyampaikan rasa syukur setelah memperoleh bantuan bedah rumah.
Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan pemerintah desa atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih banyak. Atur nuhun kepada Bapak Dandim 0603/Lebak, Letkol Inf. I Gede Mahendra Subrata, S.I.P., M.I.P., M.Sc., Bapak Danrem 064/MY, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., serta Bapak Kepala Desa Citorek Barat, Hj. Karjaya. Saya mengucapkan terima kasih karena sudah mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program TMMD di Citorek Barat,” ungkap Ibu Unel.
Bagi penerima manfaat, bantuan tersebut menjadi dukungan nyata untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Ibu Unel juga berharap semakin banyak keluarga yang membutuhkan dapat menerima bantuan serupa pada masa mendatang.
Selain kebutuhan hunian, Hj. Karjaya menyampaikan harapan agar pengembangan sektor pertanian di Desa Citorek Barat mendapat perhatian lebih lanjut.
Menurut keterangannya, wilayah desa memiliki potensi lahan pertanian hingga ratusan hektare. Namun, ketersediaan air untuk pengairan sawah masih menjadi tantangan bagi sebagian petani.
Ia menyebutkan luas wilayah desa mencapai sekitar 5.430 hektare. Sementara itu, kondisi pengairan belum merata sehingga sebagian lahan memperoleh pasokan air yang cukup, sedangkan lahan lainnya masih mengalami kekurangan air.
“Untuk pertanian, potensi lahan di wilayah kami cukup besar, bahkan mencapai ratusan hektare. Namun, pengairan masih menjadi tantangan. Ada lahan yang airnya cukup, tetapi ada juga lahan yang masih kering dan sangat membutuhkan dukungan sistem pengairan,” jelasnya.
Hj. Karjaya berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana pengairan serta program pendukung pertanian lainnya.
Dukungan tersebut dinilai penting agar lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan mampu menunjang mata pencaharian masyarakat.
Hj. Karjaya berharap TMMD ke-130 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong pemerataan pembangunan di Desa Citorek Barat.
Menurutnya, masyarakat masih membutuhkan berbagai bentuk dukungan, mulai dari rumah layak huni, peningkatan infrastruktur, hingga sarana pendukung pertanian.
“Kami berharap ke depan semakin banyak program yang dapat membantu masyarakat Citorek Barat. Masih banyak kebutuhan warga yang perlu mendapat perhatian, baik rumah layak huni maupun pengairan pertanian. Semoga dukungan pemerintah terus berlanjut agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.
Apresiasi pemerintah desa dan rasa syukur warga penerima bantuan menunjukkan pentingnya program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk memperoleh hunian layak dan meningkatkan produktivitas pertanian.
![]()








