Malang, (tabloidpilarpost.com) — Aparat keamanan gabungan menggelar apel kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan Malang BayFest 2026 bertajuk The Biggest Concert Reggae Music di Pantai Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026).
Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Kepolisian Sektor (Polsek) Gedangan, tim medis, pengelola pantai, dan panitia penyelenggara. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan rangkaian festival musik yang menghadirkan sejumlah musisi reggae, termasuk Tony Q Rastafara, Dhyo Haw, dan Gangstarasta, berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Gedangan AKP Sumantri Wibisono, S.H., memimpin langsung apel kesiapan gabungan di kawasan pesisir Pantai Wonogoro.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya koordinasi seluruh unsur pengamanan, terutama untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pengunjung di kawasan pantai selatan.
Kapolsek Gedangan mengingatkan bahwa karakteristik pantai selatan memiliki ombak yang cukup besar dan arus laut yang kuat. Karena itu, pengamanan tidak hanya difokuskan pada area konser, tetapi juga pada keselamatan pengunjung di sepanjang kawasan pantai.
“Fokus utama kami dalam pengamanan Malang BayFest 2026 ini bukan hanya pada tertibnya jalannya konser musik, melainkan mitigasi keselamatan pengunjung agar tidak ada yang nekat berenang atau bermain terlalu dekat dengan ombak utama,” ujar AKP Sumantri Wibisono.
Ia menjelaskan, personel pengamanan dibagi ke dalam beberapa ring untuk memastikan setiap area mendapat pengawasan sesuai kebutuhan.
Ring pertama difokuskan pada pengamanan panggung utama dan penonton. Sementara itu, ring kedua dan ketiga diarahkan untuk memantau kawasan bibir pantai, mendukung pengaturan jalur evakuasi medis, serta membantu penataan kantong parkir.
Pembagian tugas tersebut diharapkan memudahkan koordinasi apabila terjadi keadaan darurat selama kegiatan berlangsung.
Selain menyiapkan personel, aparat juga mengimbau masyarakat yang menghadiri festival agar menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang hadir untuk menikmati festival dengan tertib dan mematuhi batas aman pantai yang sudah dipasang oleh petugas di lapangan,” tegasnya.
Pengunjung juga diharapkan tidak berenang atau mendekati ombak tanpa memperhatikan peringatan keselamatan. Kewaspadaan tersebut penting mengingat kegiatan berlangsung di kawasan pesisir yang memiliki risiko alam tersendiri.
Kesiapan tim medis dan pengaturan jalur evakuasi menjadi bagian penting dari langkah antisipasi selama ribuan pengunjung menikmati pertunjukan musik.
Malang BayFest 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu, 10–11 Oktober 2026, dengan pusat kegiatan di Pantai Wonogoro.
Berdasarkan keterangan dalam laporan kegiatan, rangkaian acara pada hari pertama berlangsung tertib dan kondusif. Pengamanan gabungan diharapkan terus berjalan optimal hingga seluruh agenda festival berakhir.
Melalui koordinasi antara TNI, Polri, tim medis, pengelola pantai, dan panitia, penyelenggaraan Malang BayFest 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan bagi pencinta musik reggae, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
![]()









