Lampung Tengah, (tabloidpilarpost.com) – Estafet kepemimpinan di jajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Tradisi pedang pora turut mengiringi kedatangan pejabat baru sekaligus melepas pejabat lama dalam rangkaian Welcome and Farewell Parade, Selasa (6/10/2026).
AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada AKBP Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H. dalam upacara yang digelar di Mapolres Lampung Tengah.
AKBP Zaldy Kurniawan sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim Polda Lampung, sementara AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mendapat amanah untuk melanjutkan tugas sebagai Wadir Reskrimum Polda Jawa Timur.
Kedatangan AKBP Zaldy Kurniawan sebagai Kapolres Lampung Tengah ditandai dengan tradisi pedang pora. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang akan mengemban amanah memimpin jajaran Polres Lampung Tengah.
Suasana khidmat terasa sepanjang rangkaian kegiatan. Tradisi tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya estafet kepemimpinan dan pengabdian di lingkungan Polres Lampung Tengah.
Dalam kesempatan itu, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Lampung Tengah serta jajaran Polsek yang selama masa kepemimpinannya telah memberikan dukungan dan bekerja bersama menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.
“Terima kasih atas kebersamaan, dukungan dan kerja sama seluruh personel selama saya bertugas di Polres Lampung Tengah. Saya yakin dengan semangat dan soliditas yang sama, Polres Lampung Tengah akan terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Charles.
Sementara itu, Kapolres Lampung Tengah yang baru, AKBP Zaldy Kurniawan, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak dapat dijalankan sendiri. Diperlukan kebersamaan, komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat agar berbagai persoalan keamanan dapat dihadapi secara bersama-sama.
Karena itu, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” akan menjadi salah satu landasan dalam menjalankan tugas, memperkuat sinergi serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif.
“Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi menjadi semangat dalam menjalankan tugas. Kami ingin Polres Lampung Tengah selalu hadir, mendengar dan bekerja bersama masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif,” kata AKBP Zaldy.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan profesionalisme dan integritas personel, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat dan seluruh pihak. Polres Lampung Tengah hadir untuk melayani, melindungi dan menjaga keamanan bersama,” tegasnya.
Di penghujung rangkaian kegiatan, keluarga besar Polres Lampung Tengah turut mengantarkan AKBP Charles Pandapotan Tampubolon meninggalkan Mapolres Lampung Tengah.
Suasana haru dan hangat terasa ketika prosesi pedang pora mengiringi langkahnya menuju tempat tugas yang baru sebagai Wadir Reskrimum Polda Jawa Timur.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.
Estafet kepemimpinan kini berlanjut di bawah AKBP Zaldy Kurniawan. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dan pelayanan, Polres Lampung Tengah diharapkan terus hadir menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lampung Tengah.








