Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Puncak Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Wanasalam Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan masyarakat memadati lapangan pertandingan untuk menyaksikan laga grand final yang mempertemukan Desa Sukatani melawan Desa Parung Panjang.
Demi memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif, Camat Wanasalam Parid Surawan, S.E. memimpin langsung apel siaga pengamanan sebelum kick-off dimulai.
Apel tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan pesta olahraga rakyat. Pengamanan melibatkan Danramil Wanasalam–Malingping Kapten Inf. Lilinwarli beserta personel TNI AD, personel Pos Angkatan Laut (Posal) dari TNI AL, Kasi Trantib Kecamatan Wanasalam Sehabudin, personel Polsek Wanasalam yang diwakili Bripka Atep dan Kanit Intel Irpan, serta didukung Paguyuban RT/RW Desa Sukatani.
Turut hadir Ketua Panitia PHBN Kecamatan Wanasalam Jaro Rohmat, jajaran panitia pelaksana, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Wanasalam sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya turnamen.
Dalam arahannya, Camat Wanasalam Parid Surawan menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Hari ini kita bukan hanya mengamankan sebuah pertandingan sepak bola, tetapi menjaga marwah persaudaraan masyarakat Wanasalam. Saya mengajak seluruh pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk menjunjung tinggi sportivitas. Menang dengan terhormat, kalah dengan bermartabat,” tegas Parid Surawan.
Sementara itu, Kapten Inf. Lilinwarli menegaskan bahwa seluruh unsur pengamanan telah berkomitmen menjaga jalannya pertandingan hingga selesai.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, panitia, dan masyarakat adalah benteng utama terciptanya pertandingan yang damai dan kondusif,” ujarnya.
Ketua Panitia PHBN Kecamatan Wanasalam, Jaro Rohmat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan turnamen sejak babak penyisihan hingga grand final.
“Turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun semangat generasi muda melalui olahraga. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga turnamen ini tetap aman dan sukses,” katanya.
Saat pertandingan dimulai, kedua tim langsung menampilkan permainan cepat, terbuka, dan penuh determinasi. Sorak-sorai ribuan suporter menggema di sepanjang pertandingan, menciptakan atmosfer yang luar biasa namun tetap tertib.
Gol tunggal yang berhasil dicetak Desa Sukatani menjadi penentu kemenangan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan Desa Sukatani resmi keluar sebagai Juara I Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Wanasalam Tahun 2026.
Keberhasilan pengamanan grand final menjadi bukti nyata soliditas antara Pemerintah Kecamatan Wanasalam, TNI, Polri, Posal, panitia PHBN, Karang Taruna, Paguyuban RT/RW, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan pesta olahraga rakyat yang aman, tertib, dan penuh sportivitas.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut tidak hanya melahirkan tim terbaik, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Wanasalam.









