Karawang, (tabloidpilarpost.com) – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Karawang Tahun 2027 Masehi/1448 Hijriah mulai diperkuat melalui sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Forum KBIHU, serta jajaran tenaga kesehatan.
Kegiatan sosialisasi dan koordinasi menuju sukses kesehatan jemaah haji tersebut digelar di Sindang Reret, Kabupaten Karawang, Kamis (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh calon jemaah haji memperoleh pembinaan dan pemeriksaan kesehatan secara optimal sejak jauh hari sebelum keberangkatan.
Sekjen Forum KBS Karawang, Deden Rahmat Yusup, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi kepada calon jemaah haji terkait berbagai persiapan keberangkatan, khususnya aspek kesehatan dan istithaah.
Menurutnya, persiapan kesehatan menjadi hal penting mengingat sejumlah calon jemaah haji memiliki penyakit berisiko tinggi yang membutuhkan penanganan dan pemantauan dalam jangka panjang.
“Tujuannya memberikan informasi kepada para jemaah haji yang akan berangkat tahun 2027, terutama terkait kesehatan. Saat ini berbagai program pemerintah dalam penyelenggaraan haji dipercepat, termasuk pemeriksaan istithaah, pelunasan, paspor, visa, dan persiapan lainnya,” ujar Deden.
Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan sejak dini diharapkan dapat membantu calon jemaah mempersiapkan kondisi fisik sebelum memasuki tahapan pelunasan dan keberangkatan.
“Harapan kami, para jemaah tahun 2027 dapat menjaga kesehatan sejak sekarang sehingga ketika memasuki pemeriksaan istithaah, seluruh proses dapat berjalan lancar dan mereka dapat berangkat dalam kondisi sehat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yayuk Sri Rahayu, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Kementerian Haji dan Umrah, serta berbagai pihak terkait.
Menurutnya, Dinkes Karawang telah melibatkan dokter Puskesmas dan tenaga kesehatan untuk mempersiapkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Kolaborasi dilakukan untuk mempersiapkan pemeriksaan kesehatan haji dengan melibatkan 50 Puskesmas serta Forum KBIHU. Komitmen kami adalah bersama-sama melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para calon jemaah,” ungkap dr. Yayuk.
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui jajaran Puskesmas di wilayah Kabupaten Karawang.
Calon jemaah yang dalam kondisi sehat akan terus mendapatkan pembinaan agar tetap memenuhi syarat istithaah. Sementara bagi jemaah yang memiliki gangguan kesehatan, akan dilakukan upaya penanganan dan tata laksana pengobatan.
“Harapannya seluruh jemaah mengikuti pembinaan dan pemeriksaan kesehatan bersama tim kesehatan Puskesmas. Yang sehat tetap sehat dan tetap istithaah, sedangkan yang belum sehat akan diupayakan melalui tata laksana pengobatan agar dapat mencapai kondisi sehat atau istithaah,” jelasnya.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh calon jemaah haji yang akan berangkat pada 2027 dapat mempersiapkan kesehatan secara optimal sehingga mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman, lancar, dan khusyuk.
![]()









