Malang, (tabloidpilarpost.com) – Tradisi budaya tahunan Selamatan Adat Larung Sesaji 1 Suro ke-120 di kawasan wisata Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, kembali digelar dengan khidmat dan meriah, Rabu (17/06/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Pantai Balekambang Regent tersebut dihadiri Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP, didampingi Kapolsek Bantur yang baru, AKP Ahmad Taufik Syaifudin, S.H., M.H. Acara juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Andi Bayu Sasongko, S.Sn., yang membawakan lakon “Pamong Sejati”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bupati Malang, unsur Perhutani, jajaran PD Jasa Yasa Unit Balekambang, Kepala Desa Srigonco Didit Puji Leksono, tokoh adat sekaligus Ketua Panitia Mbah Siyono Karyo Utomo, para kepala desa se-Kecamatan Bantur, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan penampilan Tari Ngremo yang dibawakan oleh bintang tamu Erni dan Paisih, dilanjutkan dengan sambutan dari panitia, Kepala Desa Srigonco, Camat Bantur, doa bersama, serta prosesi penyerahan gunungan dari kepala desa kepada dalang sebagai simbol dimulainya rangkaian budaya 1 Suro.
Ketua Panitia Selamatan Adat Larung Sesaji 1 Suro, Mbah Siyono Karyo Utomo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, panitia, dan masyarakat yang telah membantu sehingga acara malam ini berjalan dengan baik. Semoga prosesi Larung Sesaji yang akan dilaksanakan besok dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Srigonco, Didit Puji Leksono, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur yang telah menjadi identitas masyarakat setempat.
“Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Berbagai kemajuan yang diraih Desa Srigonco hingga saat ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, tradisi seperti Larung Sesaji harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Bantur Bayu Jatmiko turut memperkenalkan Kapolsek Bantur yang baru, AKP Ahmad Taufik Syaifudin, kepada masyarakat dan para tamu undangan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Malang yang berhalangan hadir karena harus menyambut kunjungan Gubernur Jawa Timur.
Selain itu, Camat Bantur memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah berlangsung di wilayah Kecamatan Bantur, termasuk perkembangan Desa Srigonco melalui sejumlah program strategis seperti Sekolah Rakyat (SR), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), peningkatan infrastruktur jalan, hingga berbagai program pembangunan lainnya yang terus menunjukkan kemajuan positif.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan gunungan kepada dalang sebelum pagelaran wayang kulit dimulai. Pertunjukan budaya tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Srigonco maupun warga dari berbagai daerah sekitar yang memadati lokasi acara hingga larut malam.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan gabungan dari jajaran Polsek Bantur, TNI, SAR, PMI, serta unsur relawan lainnya yang turut mendukung suksesnya pelaksanaan tradisi tahunan tersebut.
Selamatan Adat Larung Sesaji 1 Suro di Pantai Balekambang bukan sekadar agenda budaya, melainkan simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun selama lebih dari satu abad. Tradisi ini menjadi bukti bahwa nilai budaya lokal tetap hidup dan mampu menjadi perekat kebersamaan masyarakat di tengah perkembangan zaman.









