Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Pendopo Kabupaten Lebak, Rabu (10/06/2026), menjadi saksi lahirnya babak baru kepemimpinan desa di Tanah Multatuli. Dalam suasana khidmat yang penuh makna, Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan delapan Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026.
Pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan. Lebih dari itu, momen ini menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan pembangunan desa sekaligus simbol lahirnya harapan baru masyarakat terhadap hadirnya pemimpin yang amanah, responsif, dan mampu membawa perubahan nyata di wilayah masing-masing hingga akhir masa jabatan tahun 2029.
Delapan kepala desa yang dilantik merupakan hasil Pilkades PAW yang sebelumnya digelar secara serentak di delapan desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Lebak. Pemilihan tersebut dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa agar roda pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan desa tetap berjalan optimal dan berkesinambungan.
Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala desa yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang diberikan langsung oleh masyarakat dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta dedikasi.
“Selamat kepada para kepala desa yang hari ini resmi dilantik. Amanah yang diberikan masyarakat harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu menyerap aspirasi warga, serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan desa,” tegas Hasbi.
Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang kepala desa bukan ditentukan oleh lamanya menjabat, melainkan oleh manfaat nyata yang dirasakan masyarakat selama masa kepemimpinannya.
Hasbi juga mengajak seluruh kepala desa yang baru dilantik untuk menjadi bagian dari semangat besar membangun Kabupaten Lebak yang lebih maju, berkembang, dan semakin Ruhay.
“Jangan sampai jabatan membuat kita menjadi sombong. Jadilah pemimpin yang rendah hati, humoris, dekat dengan masyarakat, serta mampu merangkul seluruh elemen warga. Mari bersama-sama membangun Lebak yang lebih maju, berkembang, dan semakin Ruhay,” ujarnya.
Rasa syukur dan kebanggaan turut disampaikan para kepala desa yang baru dilantik. Mewakili delapan kepala desa dari tujuh kecamatan, salah satu kepala desa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak beserta seluruh pemangku kepentingan yang telah mengawal proses demokrasi hingga pelantikan berjalan lancar dan kondusif.
“Kami delapan kepala desa dari tujuh kecamatan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lebak dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lebak. Kami bangga menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Kepercayaan masyarakat ini bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang harus kami buktikan melalui kerja nyata, pelayanan terbaik, dan pengabdian untuk kemajuan desa masing-masing,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi cerminan komitmen para kepala desa untuk membangun pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dukungan terhadap para kepala desa yang baru dilantik juga datang dari Camat Wanasalam, Parid Surawan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bupati Lebak kepada jajaran pemerintah kecamatan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap kepala desa.
“Saya selaku Camat Wanasalam mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lebak atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk membina dan mendampingi kepala desa yang telah sah secara hukum dan peraturan perundang-undangan. Arahan, saran, dan nasihat beliau menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tutur Parid.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pelantikan delapan Kepala Desa PAW Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi keberlanjutan pembangunan desa di Kabupaten Lebak. Di pundak para pemimpin desa yang baru dilantik kini tersimpan harapan besar masyarakat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang merata, serta pemerintahan yang semakin dekat dengan rakyat.
Kini amanah telah resmi berpindah ke tangan delapan kepala desa yang baru dilantik. Masyarakat berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya mendengar, tetapi juga hadir memberikan solusi, melayani dengan hati, dan bekerja untuk kepentingan seluruh warga.
Sebab pada akhirnya, kemajuan Kabupaten Lebak tidak hanya dibangun dari pusat pemerintahan, melainkan dimulai dari desa-desa yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Dari desa yang maju akan lahir pembangunan yang kokoh, dan dari kepemimpinan yang amanah akan tumbuh kesejahteraan yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Delapan kepala desa telah resmi mengemban amanah. Kini masyarakat menunggu pembuktian: kerja nyata, pelayanan terbaik, dan pembangunan yang benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa. Karena dari desa yang kuat, akan lahir Lebak yang semakin maju, berkembang, dan semakin Ruhay.
![]()









