Lebak, (Tabloidpilarpost.com), Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat Desa Parung Panjang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme tinggi dari warga penerima manfaat.
Dalam program bantuan tersebut, setiap Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima dua karung beras ukuran 10 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter. Sejak pagi hari, warga tampak berdatangan dengan tertib untuk mengambil bantuan yang telah disalurkan pemerintah melalui mekanisme resmi.
Saat memantau langsung jalannya kegiatan di lokasi, Arman selaku awak media Tabloid Pilar Post melihat masyarakat datang dengan penuh antusias namun tetap menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung. Kehadiran aparatur desa dan petugas penyalur dinilai mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi warga penerima bantuan.
Suasana haru dan penuh keakraban pun terasa saat masyarakat mengikuti proses pembagian bantuan sesuai arahan petugas. Penyaluran berjalan lancar berkat kerja sama antara aparatur desa, petugas penyalur, dan masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kepala Desa Parung Panjang, Agus Kahir, turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kenyamanan dan ketertiban demi kelancaran proses penyaluran bantuan.
“Kami berharap masyarakat dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah agar proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan kondusif. Jangan saling mendahului ataupun berdesak-desakan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Agus Kahir.
Sementara itu, perangkat Desa Parung Panjang, Deni, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut telah melalui mekanisme dan ketentuan pemerintah pusat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial dan Kementerian Sosial.
“Perlu diketahui bersama oleh seluruh masyarakat Desa Parung Panjang, baik yang sudah menerima bantuan maupun yang belum menerima, agar tetap menjaga kebersamaan dan solidaritas. Kami memahami semua masyarakat berharap mendapatkan bantuan, namun data penerima telah melalui proses dan ketentuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Di lokasi kegiatan, awak media juga berbincang dengan sejumlah warga penerima manfaat. Salah satunya, Haryati (47), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini. Kehidupan kami serba kekurangan dan kondisi ekonomi juga sulit. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari keluarga kami. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli kepada masyarakat kecil seperti kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada juga disampaikan Karwi (53), yang mengaku selama ini hanya bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Saya hidup dengan keterbatasan ekonomi dan pekerjaan juga tidak menentu. Kadang ada kerjaan, kadang tidak ada. Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.
Kegiatan penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Selain menjadi bentuk perhatian pemerintah, bantuan ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Reporter : ARMAN









