Surabaya, (tabloidpilarpost.com) – Dunia pers tanah air kembali menyambut kehadiran organisasi baru. Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) resmi hadir sejak Maret 2026 dengan membawa visi besar sebagai wadah pemersatu insan pers di Indonesia.
Organisasi yang dipimpin oleh Umar Hayat tersebut mengusung moto “KWI Pemersatu Jurnalis” sebagai semangat utama dalam membangun solidaritas dan profesionalisme di kalangan wartawan.
Dalam keterangannya, Umar Hayat menegaskan bahwa KWI dibentuk bukan untuk bersaing ataupun menjadi tandingan organisasi pers lainnya, melainkan hadir sebagai wadah pemersatu bagi seluruh insan media.
“KWI saya bangun bukan untuk bersaing. KWI lahir bukan untuk bertanding, tapi KWI hadir untuk menjadi pemersatu jurnalis,” tegas Umar Hayat.
Ia menambahkan, seluruh pengurus dan anggota KWI berkomitmen menjaga marwah profesi wartawan dengan menjunjung tinggi integritas, etika jurnalistik, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Meski tergolong organisasi baru, perkembangan KWI disebut berlangsung cukup cepat. Dalam waktu singkat sejak berdiri, kepengurusan organisasi telah terbentuk di berbagai wilayah Indonesia.
Struktur organisasi yang mulai terbentuk meliputi: Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC)
Perkembangan tersebut dinilai menjadi bukti tingginya antusiasme para wartawan terhadap hadirnya organisasi yang mengedepankan persatuan serta menjauhkan diri dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Melalui semangat kebersamaan, KWI bertekad mempererat tali silaturahmi antarjurnalis sekaligus memperkuat peran pers sebagai kontrol sosial dan pilar demokrasi.
KWI juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kehormatan profesi wartawan di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.
“KWI akan selalu menjaga marwah jurnalis,” menjadi komitmen yang terus digaungkan demi membawa organisasi tersebut berkembang dan memberi kontribusi positif bagi dunia pers Indonesia.









