Surabaya, (tabloidpilarpost.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur menggelar kegiatan sarasehan dan sosialisasi perindustrian bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Rasiyo, M.Si, pada Sabtu (18/4/2026) di Deka Hotel, Jalan Mayjen HR. Muhammad No.24, Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, Disperindag Jatim melalui Agus Budi Prasetyo menyampaikan program “Transformasi Industri di Era Digital untuk Meningkatkan Produktivitas”. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya adaptasi digital dalam dunia industri, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Selain itu, Disperindag juga memberikan pelatihan terkait teknik pemasaran produk, termasuk digital marketing, serta membuka akses informasi terkait permodalan bagi pelaku usaha yang membutuhkan. Pemerintah, dalam hal ini, berperan sebagai fasilitator, regulator, sekaligus akselerator dalam mendorong transformasi digital industri.
“Kesempatan pendidikan dan pelatihan digital marketing sangat penting agar pelaku usaha mampu bersaing sesuai kebutuhan pasar saat ini,” ujar Agus dalam pemaparannya.
Sementara itu, Dr. H. Rasiyo, M.Si dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan berbagai pandangan serta pengalaman hidupnya sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Ia menuturkan perjalanan kariernya dari dunia birokrasi hingga terjun ke dunia politik.
Rasiyo juga berpesan kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih calon legislatif. Menurutnya, kualitas dan pengalaman menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Jangan memilih calon yang tidak berkualitas dan kurang pengalaman,” tegasnya di hadapan para peserta.
Ia juga menyinggung kedekatan antara birokrasi dan politik, terutama saat dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, sinergi antara keduanya sangat diperlukan untuk menjalankan program pembangunan yang efektif.
Dalam bidang Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo menyoroti pentingnya pendampingan pendidikan bagi anak sekolah, termasuk penyediaan beasiswa. Selain itu, ia juga menekankan perlunya peningkatan lapangan pekerjaan serta dukungan permodalan bagi UMKM di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, program jaminan kesehatan serta pelestarian seni dan budaya tradisional seperti ludruk juga menjadi perhatian. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program sosialisasi dan reses anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dengan harapan dapat mendorong terwujudnya visi “Jawa Timur Sejahtera” yang disambut antusias oleh para undangan yang hadir.









