Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) –
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan dipimpin oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Wakil Bupati H. Sahabuddin.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya konsolidasi yang terstruktur guna memastikan pembangunan fasilitas koperasi berjalan efektif.
“Koperasi Merah Putih adalah instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan perlengkapannya sangat penting agar fungsi usaha di tingkat desa dan kelurahan berjalan optimal,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas pergudangan KMP diharapkan mampu menjadi pusat penyimpanan hasil pertanian dan perikanan yang dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan KMP tidak menggunakan APBD atau Dana Desa, melainkan sepenuhnya bersumber dari APBN melalui Kementerian Koperasi. Program ini bekerja sama dengan PT Agrinas serta melibatkan TNI dalam pengerjaan fisiknya. Setiap unit KMP mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp1,1 miliar.
Di Kabupaten Bantaeng, terdapat 23 lokasi yang telah terdaftar pada portal program. Saat ini, pembangunan telah berjalan di dua titik, yakni KMP Desa Nipa-nipa dan KMP Desa Bonto Tangnga.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menilai pembangunan infrastruktur koperasi dapat memberikan dampak signifikan pada pemerataan ekonomi.
“Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar manfaat program ini dirasakan luas oleh masyarakat dan berjalan sesuai harapan,” katanya.
Rapat tersebut turut dihadiri Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis; Kasi Pidsus Kejari Bantaeng Dr. Andri Zulfikar; Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andi Syarifuddin Magau; Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan Johanes PHR Romuti; serta para kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
![]()









