Banyuwangi,(Tabloidpilarpst.com) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat sejarah baru dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan pilot project digitalisasi bantuan sosial melalui Portal Perlinsos.
Program ini diperkenalkan langsung di Aula Minak Jinggo, dihadiri perwakilan pemerintah pusat, pejabat daerah, serta ratusan warga penerima manfaat. Melalui sistem digital, masyarakat kini dapat mendaftar secara mandiri untuk mengakses berbagai jenis bantuan sosial.
Kepala Dinas Sosial Banyuwangi, Ratna Dwi Lestari, menjelaskan bahwa setiap data pendaftar akan diverifikasi dengan data kependudukan nasional dan administrasi pemerintah lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan transparansi, memperkecil potensi penyimpangan, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
“Dengan Portal Perlinsos, semua proses akan lebih cepat, akurat, dan bisa dipantau langsung. Warga tidak perlu lagi khawatir soal data ganda atau penyaluran yang tidak merata,” ujar Ratna.
Sementara itu, seorang warga Kelurahan Sobo, Siti Aminah, mengaku terbantu dengan sistem baru ini. “Dulu harus antre lama, sekarang cukup daftar lewat ponsel. Lebih praktis dan jelas,” katanya.
Pemerintah pusat berharap model digitalisasi ini dapat diperluas ke daerah lain setelah uji coba di Banyuwangi dinyatakan berhasil.









