Karanganyar, (Tabloidpilarpost.com), Dalam upaya memperkokoh fondasi moral dan memperkuat persatuan untuk kemajuan bangsa, pengurus harian DPD LDII Kabupaten Karanganyar, pengurus harian Senkom Mitra Polri, dan pengurus harian Persinas ASAD Kabupaten Karanganyar menghadiri kegiatan sosialisasi MoU LDII secara daring. Acara tersebut dilanjutkan dengan koordinasi pengurus harian yang diadakan pada hari Minggu, 23 Februari 2025 di Komplek Masjid At Taqwa (Karanganyar Barat).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan nota kesepahaman yang telah ditandatangani sejak tahun 2022 antara DPP LDII, PB Persinas ASAD, dan PP Senkom Mitra Polri. Dalam rapat koordinasi tersebut, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menekankan komitmen organisasi untuk memperkuat 29 karakter luhur sebagai dasar pembentukan pendekar dan tenaga pengamanan yang berbudi pekerti luhur.
“LDII telah menandatangani MoU dengan PB Persinas ASAD dan PP Senkom Mitra Polri sebagai langkah strategis untuk penguatan moral dan karakter bangsa. Kami bertekad untuk menanamkan nilai-nilai luhur tersebut melalui program-program kami, terutama di kalangan para pendekar dan tenaga pengamanan,” ujar KH Chriswanto Santoso.
KH Chriswanto juga menyoroti peran penting kerja sama ini dalam menciptakan teladan di tengah masyarakat, terutama di era di mana tawuran antarperguruan silat dan arogansi di beberapa ormas sering mencuat. Ia menyatakan bahwa peran muballigh dan ulama LDII, yang aktif di majelis taklim, sangat membantu dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan dan integritas kepada para anggotanya.
Dalam arahan selanjutnya, Ketua DPD LDII Kabupaten Karanganyar, Prof. DR. Drs. H. Sutrima, M.Si., menyampaikan bahwa kerjasama yang terjalin akan diterjemahkan secara konkrit melalui program-program unggulan. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan dan menerapkan perjanjian kerja sama ini sebaik-baiknya, agar tercipta sinergi yang optimal untuk kemajuan dan persatuan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Di samping itu, Ketua Senkom Karanganyar, H. Joko Sutrisno, S.H., M.M., menambahkan bahwa kerja sama ini membuka peluang bagi Senkom Mitra Polri untuk turut serta membantu keamanan dalam berbagai kegiatan LDII, termasuk pengembangan budaya bela diri melalui pencak silat Persinas ASAD. “Bagi kami, pencak silat tidak hanya sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter yang luhur bagi generasi muda. Dengan sinergi ini, kami yakin dapat mencetak atlet dan pendekar yang berintegritas tinggi,” ujar H. Joko Sutrisno.
Kegiatan koordinasi hari itu berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, menunjukkan tekad bersama untuk mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia profesional religius yang menjadi salah satu dari delapan program prioritas LDII. Para peserta, yang merupakan representasi dari berbagai elemen masyarakat pemuda dan pengurus organisasi, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat persatuan dan memajukan bangsa.
Melalui sinergi yang telah terjalin, diharapkan program kerja bersama antara LDII, PB Persinas ASAD, dan PP Senkom Mitra Polri dapat menghasilkan dampak positif yang luas, terutama dalam hal penguatan moral, peningkatan keamanan, dan pelestarian budaya bangsa. (Ghoni)
![]()









