Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com)_ Jalan Kampung Legok Kupat Ugreum, yang merupakan penghubung vital antara Desa Bongas dan Desa Ranca Panggung, dilaporkan mengalami kerusakan parah. Dengan panjang mencapai 1,2 kilometer, jalan tersebut kini dipenuhi lubang dan material aspal yang mengelupas akibat usia, ditambah drainase yang tidak berfungsi saat musim hujan.
Warga setempat mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat untuk segera merenovasi jalan tersebut, mengingat statusnya sebagai aset Pemda KBB.
Agus Tomi, salah seorang Kadus, menekankan urgensi perbaikan tersebut, menyatakan, “Jangan tunggu viral atau aksi dulu dari masyarakat. Ini kan penting bagi kami”.
Kerusakan jalan bukan hanya menghambat akses ekonomi dan pendidikan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat. Kubangan air di jalan yang berlubang sering menjadi penyebab kecelakaan, dan kesulitan angkutan hasil perikanan semakin diperparah.
Agus Tomi menyampaikan keprihatinan atas belum adanya realisasi perbaikan meski telah diajukan dalam musrembang sebelumnya.
“Sudah gak terhitung berapa orang yang jatuh tersungkur gara-gara lobang dan batu-batu besar. Perbaikan ini harus jadi prioritas, jangan tunggu korban lagi,” tambahnya.
H. Asep, Kepala Desa Bongas, membenarkan kondisi jalan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pengajuan renovasi sudah dilakukan dalam musrembang dari tahun anggaran 2022 hingga musrembang tahun anggaran 2024 kemarin.
“Semoga adanya perhatian dari pihak Pemerintah Daerah terkait jalan ini yang merupakan akses utama bagi warga menuju layanan kesehatan, pendidikan, dan pusat ekonomi,” tuturnya.
Terakhir, H. Asep Kepala Desa Bongas berharap agar Drs Arsan Latief MSI, PJ Bupati KBB, dapat memprioritaskan perbaikan jalan ini dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, mendukung program “SENYUM” di Kabupaten Bandung Barat.
***Han.









