BENGKULU | TABLOIDPILARPOST.COM – Dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Bengkulu menunjukkan peningkatan signifikan. Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran yang diterima Provinsi Bengkulu meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menjadi harapan baru bagi percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Selain memperkuat konektivitas antardaerah, program ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Komitmen tersebut ditandai dengan launching paket pekerjaan IJD Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, ST., MT., didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah I, Tendi Hardianto, ST., MT., bertempat di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Bengkulu dari Partai NasDem, Hj. Erna Sari Dewi, bersama jajaran BPJN dan pemerintah daerah.
Salah satu paket pekerjaan yang diluncurkan adalah pembangunan Jalan Setia Negara di Kelurahan Kandang Mas dengan panjang penanganan mencapai 1,6 kilometer. Proyek tersebut memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dengan target penyelesaian pada 31 Desember 2026.
Penanganan ruas jalan ini dinilai penting mengingat kondisi sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan dipenuhi lubang. Keadaan tersebut tidak hanya menghambat kelancaran aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.
Melalui pelaksanaan program IJD, pembangunan Jalan Setia Negara diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh akses transportasi yang lebih baik, aman, dan nyaman.
Dalam kesempatan yang sama, Hj. Erna Sari Dewi menegaskan bahwa program IJD merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, keberadaannya sebagai anggota Komisi V DPR RI diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan serta memperoleh dukungan alokasi anggaran.
Erna berharap, ke depan semakin banyak program pembangunan infrastruktur yang dapat direalisasikan di Provinsi Bengkulu. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Sementara itu, Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, ST., MT., mengungkapkan bahwa alokasi anggaran program IJD untuk Provinsi Bengkulu mengalami peningkatan cukup signifikan.
Berdasarkan data alokasi yang disampaikan, pada Tahun Anggaran 2025 pagu IJD tercatat sebesar Rp134,3 miliar. Angka tersebut meningkat menjadi Rp283,4 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
Peningkatan ini menjadi dukungan penting bagi upaya mempercepat penanganan infrastruktur jalan daerah yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Zepnat mengakui, selama ini pihaknya menghadapi berbagai tantangan dalam memperjuangkan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur di tingkat pusat. Namun, dengan adanya perwakilan putri daerah Bengkulu di Komisi V DPR RI, komunikasi dan koordinasi dalam memperjuangkan kepentingan pembangunan daerah diharapkan semakin terbuka.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sebanyak 17 paket pekerjaan telah berjalan, sedangkan 21 paket lainnya masih menunggu proses lebih lanjut.
Di sela-sela launching program IJD, Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, turut menyampaikan pesan yang sarat makna mengenai pentingnya rasa syukur, kebersamaan, serta dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan nasional.
Ia mengajak seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama mendoakan bangsa dan negara, termasuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum, serta Direktur Jenderal Bina Marga agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah pembangunan.
Menurutnya, doa dan dukungan masyarakat merupakan bagian dari ikhtiar bersama agar pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia dapat terus berjalan dan dirasakan manfaatnya secara merata.
“Jadi, itu merupakan satu hal yang patut kita syukuri. Masyarakat Provinsi Bengkulu juga memiliki tugas dan kewajiban untuk mendoakan bangsa dan negara kita. Kedua, kita mendoakan Bapak Presiden Prabowo agar selalu diberikan kesehatan. Begitu juga Bapak Menteri PU dan Dirjen Bina Marga, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan agar terus dapat mendampingi pembangunan infrastruktur Indonesia secara merata,” ungkap Zepnat.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah pusat tetap memberikan perhatian terhadap Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang juga membutuhkan dukungan pembangunan.
“Melalui kesempatan ini, kami juga berharap agar pemerintah Indonesia tidak melupakan Provinsi Bengkulu. Daerah ini juga merupakan bagian dari Indonesia yang membutuhkan perhatian dalam pemerataan pembangunan,” tuturnya.
Peningkatan alokasi anggaran IJD Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai diharapkan mampu membuka akses ant wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah pusat, sinergi wakil rakyat, dan pelaksanaan program oleh BPJN Bengkulu, pemerataan pembangunan diharapkan tidak hanya menjadi target kebijakan, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke daerah.
Pada akhirnya, pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, hasil pembangunan perlu dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Rudi Efendi kabiro Bengkulu
![]()








