Malang, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Desa Bantur bergerak cepat mengantisipasi potensi bahaya menjelang gelaran besar Karnaval Bantur Nyawiji. Demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, berkoordinasi aktif dengan pihak PLN untuk melakukan perbaikan dan penataan ulang kabel listrik yang melintang terlalu rendah di dua titik vital.
Perbaikan dilakukan di kawasan Pasar Bantur dan Jalan Raya Utama Bantur, Selasa (1/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan menyusul kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama karena jalur tersebut akan dilalui kendaraan hias berukuran besar dan berbagai properti tinggi dalam rangkaian Karnaval Bantur Nyawiji.
Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah desa dalam mempersiapkan kegiatan besar tersebut.
Menurutnya, pemerintah desa tidak ingin mengambil risiko terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi akibat keberadaan kabel listrik dengan posisi terlalu rendah.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Perbaikan kabel di area Pasar Bantur dan sepanjang jalan raya ini sangat mendesak demi mencegah terjadinya kecelakaan, tersangkutnya properti kendaraan hias, atau korsleting yang membahayakan pedagang, peserta, dan penonton karnaval,” ujar Nanang Kosim.
Ia juga mengapresiasi respons cepat pihak PLN yang langsung menindaklanjuti laporan dan koordinasi dari Pemerintah Desa Bantur.
“Kami sangat mengapresiasi pihak PLN yang merespons cepat laporan koordinasi dari kami, sehingga penanganan darurat yang sebelumnya menggunakan bambu bisa segera diganti dengan perbaikan sesuai standar teknis yang aman,” tambahnya.
Pihak PLN melalui perwakilannya, Nanang, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan penyedia layanan publik dalam menjaga keselamatan ketenagalistrikan.
Setelah menerima laporan dari Pemerintah Desa Bantur, PLN langsung menerjunkan tim Pelayanan Teknik atau Yantek ke lokasi untuk melakukan penanganan.
“PLN berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan listrik serta keselamatan masyarakat, terutama dalam menyambut kegiatan besar seperti karnaval ini. Tim kami langsung melakukan pengencangan dan penataan ulang posisi kabel di dua titik tersebut untuk memastikan ruang bebas atau ground clearance benar-benar aman dari lalu lintas kendaraan besar maupun properti hiasan warga,” ungkap Nanang.
PLN juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan atau bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melaporkan potensi bahaya kelistrikan secara resmi melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Desa Bantur dan PLN, persoalan kabel listrik yang sebelumnya berada pada posisi rendah di kawasan Pasar Bantur dan Jalan Raya Utama Bantur kini telah mendapatkan penanganan.
Penataan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menyambut Karnaval Bantur Nyawiji yang dijadwalkan akan digelar dalam rangkaian kegiatan pada Minggu (27/9/2026) dengan agenda check sound, dilanjutkan pelaksanaan karnaval pada Senin (28/9/2026).
Dengan kondisi jalur yang telah ditata dan potensi gangguan kabel listrik yang telah ditangani, masyarakat diharapkan dapat mengikuti dan menyaksikan rangkaian Karnaval Bantur Nyawiji dengan aman dan nyaman.
Pemerintah Desa Bantur berharap gelaran tersebut tidak hanya menjadi pesta budaya masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, semangat gotong royong, serta kebanggaan warga terhadap desa dan budaya lokal.
![]()









