Trenggalek, (tabloidpilarpost.com) – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri kegiatan Halal Bihalal di Koperasi Serba Usaha (KSU) Sumber Makmur, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Rabu (15/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Mas Ipin itu menyampaikan rencana pengalokasian hasil penghematan kebijakan Work From Home (WFH) untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Kepada masyarakat Munjungan, Mas Ipin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek belum langsung menerapkan kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), meskipun pemerintah pusat telah mengumumkan kebijakan tersebut sebagai langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi global, termasuk dampak perang di Timur Tengah.
Menurutnya, penerapan WFH harus benar-benar memberikan dampak nyata terhadap efisiensi anggaran, khususnya dalam pengurangan konsumsi BBM.
“Kalau tidak berdampak pada penghematan, kenapa harus dilaksanakan. Kami ingin kebijakan ini benar-benar efektif,” tegasnya.
Setelah dilakukan perhitungan bersama jajaran, Pemkab Trenggalek memproyeksikan penghematan operasional dari kebijakan WFH dapat mencapai sekitar Rp9 miliar. Dana tersebut rencananya akan dialokasikan kembali untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Trenggalek.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda, penghematan dari WFH ini nantinya sekitar Rp9 miliar. Nantinya akan kita alokasikan kembali untuk infrastruktur jalan,” ujar Mas Ipin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan WFH direncanakan dilakukan satu hari dalam sepekan, yakni setiap hari Rabu. Kebijakan ini dipilih untuk menghindari potensi long weekend jika diterapkan pada hari Jumat.
“Kami ijin melaksanakan nanti setiap hari Rabu. Jadi ASN bekerja dari rumah, bukan libur,” jelasnya.
Bupati muda tersebut juga memastikan bahwa kebijakan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik. Perangkat daerah yang memiliki tugas pelayanan langsung kepada masyarakat tetap akan beroperasi seperti biasa.
Dengan langkah ini, Pemkab Trenggalek berharap efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
![]()









